Breaking News:

Akademisi IKIP PGRI Pontianak Yuver Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Veteran

Ia mengatakan dari segala aspek yang terus menjadi sorotan adalah masalah kesejateraan para veteran Indonesia.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Ishak
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Sejumlah Veteran saat mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-74 RI di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Sabtu (17/8/2019). 

Yuver: Para Veteran Patut Dihargai dan Diperhatikan Dari Segi Kesejateraannya

PONTIANAK - Dosen Sejarah IKIP PGRI Pontianak, Yuver Kusnoto mengatakan Para pejuang NKRI harus dihargai jangan sampai dipandang sebelah mata, karena mereka sudah berjuang hidup dan mati tanpa imbalan demi Indonesia.

Ia mengatakan memang permintaan LVRI Kepada Pemerintah daerah maupun pusat setiap hari pahlawan selalu diangkat permaslaah kehidupan terutama masalah kesejateraaan.

"Kalau tidak salah jaman Presiden Jokowi ada tunjangan yang diterima oleh LVRI yang saya baca di beberapa media . Jaman SBY juga ada ," ujarnya kepada Tribun , minggu (18/8/2019).

Ia mengatakan dari segala aspek yang terus menjadi sorotan adalah masalah kesejateraan para veteran Indonesia.

Baca: Ceritakan Kenangan Saat Angkat Senjata, Sukur Minta Pemerintah Perhatikan Veteran di Sambas

Baca: Momentum Perayaan Kemerdekaan, Veteran Kalbar Minta Perbaikan Gedung dan Perhatian Pemerintah

"Sepertinya sampai hari ini melihat keadaan veteran masih memprihatinkan dan kurangnya perhatian pemerintah.
Biasanya dalam sebuah acara veteran diundang tapi hanya sebatas undangan semata. Tidak di posisikan sebagai pendahulu dan pejuang. Padahal kita tinggal menikmati hasil perjuangan mereka," ujarnya.

Ia mengatakan dari sisi pemerintah yang jelas veteran mengharapkan aksi nyata dan program nyata terutama terkait kesejahteraan karena tidak sedikit dari para veteran ini banyak keluarganya yang masih memprihatinkan .

Dari sisi program nilai yang bisa diambil dari pejuang ini perlu juga di sampaikan dan di programkan lewat pendidikan formal atau pembelajaran sekolah.

"Program real itu perlu karena keberadaan mereka masih ada . Nilai yang bisa kita ambil dari mereka.
Pemerintah harus memfasilitasi agar apa yang menjadi nilai nasionalisme mereka bisa diberikan atau bisa di ketahui oleh anak muda," jelasnya.

Baca: Rumah Bekas Veteran Kodim 1201/Mph di Anjongan Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Baca: Sosok Pete Buttigieg, Wali Kota Termuda, Veteran Perang Mengaku Gay Kandidat Calon Presiden Amerika

Ketika mendengar kabar bahwa gubenur akan memberikan bantuan rehap rumah bersmaa salah satu perusahaan kepada veteran ia menyambut baik kabar tersebut dan mendukung pernyataan dari gubernur yang menyatakan perusahaan juga harus turut membantu para veteran dan tidak hanya menikmati saja hasil perjuangan mereka .

"Saya sangat mendukung bukan hanya saran tapi perlu ada kebijakan dari pemerintah untuk betul memprogramkan perusahaan di Kalbar dan harus ada program real dari perusahaan .

"Kalau ada aksi memperbaiki rumah veteran sudah sangat luar biasa . Perusahaan banyak di Kalbar dan itu sangat bagus sebagai terobosan atau program awal," ujarnya.

Ia mengatakan Pemda harus lebih tegas lagi agar pemerataan untuk kesejateraan atau kewajiban sebagai orang yang menikamati kemerdekaan bisa tersampaikan kepada mereka yang telah berjuang .

"Harapan saya perusahan lain bisa tertular program itu," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved