Liputan Khusus

Guru Honorer Belum Merdeka, Gaji Sebulan Cuma Rp 300 Ribu

Ia berharap, agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat bisa fokus mencarikan solusi bagi nasib guru honorer.

Guru Honorer Belum Merdeka, Gaji Sebulan Cuma Rp 300 Ribu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Ribuan guru gelar aksi damai beberapa waktu lalu 

"Kalau alasan saya tetap memilih jadi guru honor, karena mungkin ini sudah menjadi pilihan dari awal di dunia pendidikan. Ditambah lagi saya memang mencintai dunia ini, saya suka dengan anak-anak, saya suka mengajar," katanya.

Menurutnya kalau dibandingkan dengan teman-temannya yang bekerja di bidang lain, memang jauh sekali jumlah gaji yang diterima. Namun hal itu tak membuat dirinya patah arang. Dirinya hanya berharap ada perhatian bagi guru honorer.

Ketua Forum Guru Honor Non Kategori (FORGONRI) Kabupaten Sambas, Dewi Murni SPd mengaku sudah 12 tahun menjadi guru honorer. Dewi yang saat ini menjadi guru honorer di SDN 14 Kartiasa. Ia mengaku gaji yang mereka terima jika dibandingkan masih jauh dari upah buruh kasar.

"Yang jelasnya gaji guru honorer atau yang lebih dikenal dengan sebutan honorarium jauh sekali dibanding upah buruh kasar dan karyawan perusahaan. Jauh di bawah UMK," ujarnya.

Ia mengungkapkan, gaji guru honorer bervariasi tergantung dari besaran dana BOS yang diterima tiap sekolah. Hal ini mengacu dan memperhatikan aturan dari pusat yaitu 15 persen dari total penerimaan BOS setiap tahunnya di bagi dengan jumlah honorer di sekolah tersebut. Bahkan yang lebih miris kaya Dewi, ada beberapa sekolah yang mayoritas dari gurunya adalah honorer, hanya kepala sekolah yang bersatus PNS.

Saat ini Dewi dan para guru honor lainnya ada yang juga mengajar di sekolah lain untuk mendapatkan uang tambahan.

"Terkait cukup atau tidaknya penghasilan seorang guru honorer dari honorarium ini relatif. Apabila seorang guru honorer mengajar di sekolah lain atau double/triple sekolah maka honor yang didapat dicukup-cukupkan. Sebaliknya jika honorer hanya mengajar saja di satu sekolah apalagi jika sekolah tersebut didatangi PNS dan CPNS baru maka honornya akan berkurang," jelasnya.

"Kesimpulannya, gaji guru honorer jauh sekali dari UMK. Upah minimum Kabupaten Sambas yang tahun ini berkisar Rp 1,9 juta/bulan sedangkan rata-rata guru honorer hanya Rp 100 ribu sampai dengan Rp 500 ribu/bulan dan itupun di bayarkan tiap 3-4 bulan sekali tergantung pencairan dana BOS," bebernya. 

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved