PKB Kalbar Nilai Pemilu 2019 Pembelajaran Baik untuk Demokrasi Indonesia

Karena jika kita terjebak pada politik yang salah maka akan memperoleh legislatif yang salah

PKB Kalbar Nilai Pemilu 2019 Pembelajaran Baik untuk Demokrasi Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua DPW PKB Kalbar, Heri Ariyanto saat menghadiri dialog kemerdekaan yang bertemakan rekonsiliasi akar rumput sebagai wujud dewasa berdemokrasi oleh dua organisasi mahasiswa dan kepemudaan yakni PMII dan KAMMI di salah satu cafe Jalan Reformasi Pontianak, Kamis (15/8/2019). 

PKB Kalbar Nilai Pemilu 2019 Pembelajaran Baik untuk Demokrasi Indonesia

PONTIANAK - Wakil Ketua DPW PKB Kalbar, Heri Ariyanto menilai jika Pemilu 2019 merupakan pembelajaran yang baik untuk demokrasi kedepannya.

Sebagaimana menurutnya, Indonesia telah berhasil melalui fase atau tahapan demokrasi tersebut. Namun Heri juga menyarankan agar kedepan pelaksanaan tetap dievaluasi agar masyarakat tidak kembali terbelah kubu-kubuan.

"Ada baiknya jika masa kampanye pemilu hanya 3 bulan saja, tidak harus 8 bulan. Seperti sistem pilkada yang di lakasanakan di setiap Provinsi ataupun Daerah, agar gesekan itu tidak terlalu kuat," terang saat menghadiri dialog kebangsaan PMII dan KAMMI Kalbar.

Baca: Dialog Kemerdekaan, Gerindra Kalbar Harap Pancasila tidak Hanya Sekedar Dihafal

Baca: Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan pada 29 Tokoh, ini Orangnya

Dengan negara Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selaku elit, lanjutnya harus mewujudkan pemilu yang betul-betul bersih dan cerdas. 

"Karena jika kita terjebak pada politik yang salah maka akan memperoleh legislatif yang salah," ujarnya. 

Heri menyebutkan, bahwa godaan pada legislatif lebih besar daripada eksekutif.

Maka menurut Heri, perlu adanya tiga sikap yang harus dilakukan yakni sikap tawazul atau tetap berlaku adil.

Kedua, sikap tawasut, dalam segala hal, harus berada posisi netral melalui jalan mengkonfirmasi. Dan ketiga, sikap Tasamuh, harus berbaik hati.

"Ketiga sikap ini harus diterapkan didalam hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia agar saling mengingatkan. PKB akan terus menggelorakan ketiga sikap tersebut, agar aman, tentram dan damai. Jika tiga sikap ini bisa dilaksanakan, maka Indonesia tidak akan chaos," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved