Lerry Kurniawan Figo: Sambas Perlu Perda Pembentukan KPPAD

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo mengungkapkan jika Sambas saat ini perlu adanya Peraturan Daerah

Lerry Kurniawan Figo: Sambas Perlu Perda Pembentukan KPPAD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo, saat di temui di gedung DPRD Kabupaten Sambas, Selasa (9/7/2019). 

Lerry Kurniawan Figo: Sambas Perlu Perda Pembentukan KPPAD

SAMBAS - Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo mengungkapkan jika Sambas saat ini perlu adanya Peraturan Daerah (Perda) pembentukan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Sambas.

Hal itu ia sampaikan terkait dengan kembali terjadinya kasus Asusila yang melibatkan anak di bawah umur dan Oknum Camat di Kabupaten Sambas.

"Kalau untuk kasus camat, saya kira yang bersangkutan sudah di ditetapkan sebagai tersangka jadi kita serahkan sepenuhnya ke aparat dan ikuti saja proses hukum yang berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku khususnya tentang UU perlindungan anak," ujar Figo, Jum'at (16/8/2019).

Figo menerangkan, dirinya merasa prihatin dengan kejadian tersebut. Terlebih lagi itu melibatkan pejabat publik.

Baca: Terjadi Gelombang Demonstrasi di Hongkong, Kemenlu Berikan Imbauan Bagi WNI

Baca: Barisan Pemuda Adat Nusantara Sebut Peladang bukan Pelaku Karhutla

Baca: PMII dan KAMMI Kalbar Inginkan Masyarakat Dewasa Berdemokrasi

"Kita sangat prihatin dan menyesalkan ada tindakan tidak etis dan melanggar norma kemasyarakatan dan hukum. Semoga bisa kita ambil hikmahnya,
dari kejadian ini," ungkapnya.

Figo pun meminta, agar terhadap korban tidak di publikasikan mengenai identitas korban.

"Mengenai korban siswi tersebut juga sudah mendapatkan perlindungan dan pendampingan dari KPAI. Dan kalau bisa mohon kepada pihak manapun mengenai inisial dan identitas korban jangan sampai di publikasikan karena akan berdampak secara psikologis kepada korban. Jadi kita minta jangan sampai ada yang menggugah foto atau apapun terkait dengan identitas pelaku," tegasnya.

Politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu menuturkan, trend kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sambas cukup tinggi.

Oleh karenanya, ia berharap agar bisa di bentuk KPPAD di Kabupaten Sambas untuk melakukan pengawasan dan memberi Pendampingan Untuk kasus-kasus serupa.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved