Lanjutkan Operasi Bina Karuna, Polres Kayong Utara Akan Fokus Tindak Pelaku Pembakar Lahan

Polres Kayong Utara melanjutkan Operasi Bina Karuna ke tahap dua sebagai upaya untuk mengatasi masalah Kebakaran Hutan dan Lahan

Lanjutkan Operasi Bina Karuna, Polres Kayong Utara Akan Fokus Tindak Pelaku Pembakar Lahan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep Irpan Rosadi memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor Karhutla di Mapolres Kayong Utara, Sukadana, Jumat (16/8/2019). 

Lanjutkan Operasi Bina Karuna, Polres Kayong Utara Akan Fokus Tindak Pelaku Pembakar Lahan

KAYONG UTARA - Polres Kayong Utara melanjutkan Operasi Bina Karuna ke tahap dua sebagai upaya untuk mengatasi masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Operasi digelar mulai 14 Agustus hingga 3 September 2019.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep Irpan Rosadi mengatakan, di tahap kedua ini mereka akan fokus pada upaya penindakan hukum terhadap pelaku pembakar lahan.

Pada Operasi Bina Karuna tahap satu, kegiatan lebih difokuskan pada upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Asep menegaskan, apapun bentuknya, pembukaan lahan dengan cara dibakar adalah tindakan melanggar hukum dan harus ditegakkan.

Asep menyebut akan menindak siapa saja pelaku, baik perorangan maupun korporasi.

Baca: Pimpinan, Staf Tribun Pontianak Silaturahmi ke Panin Bank Pontianak Ucapkan Happy 43th Anniversary

Baca: UPDATE Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Sanksi Berat untuk Klub dan Pemain Liga 1, Liga 2 dan U-20

Baca: Klasemen Liga 1 - Semen Padang Menang Perdana & Bhayangkara Takluk di Kandang! Persija Harus Menang

"Namun tetap tersangka adalah mereka yang memenuhi unsur-unsurnya," kata Asep usai Rapat Koordinasi Lintas Sektor Karhutla di Mapolres Kayong Utara, Sukadana, Jumat (16/8/2019).

Namun demikian, Asep mengatakan pihaknya bersama instansi-instansi terkait lain juga akan mencoba membantu masyarakat yang akan membuka ladang dengan cara alternatif selain membakar.

"Insya Allah kita akan membuat beberapa pilot project dengan ramuan trichoderma, sehingga membuka lahan tidak harus dengan membakar," terang Asep.

Menurut Asep, kemungkinan pilot project itu akan dilaksanakan pekan depan.

Penulis: Haryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved