Akui Kurang Tempat Layak Anak Bermain, Martha Banang: Pembangunan Harus Berbasis Hak Anak

Martha Banang mengakui bahwa saat ini di Kapuas Hulu masih sangat kurang kelompok bermain, dan tempat yang layak untuk anak bermain

Akui Kurang Tempat Layak Anak Bermain, Martha Banang: Pembangunan Harus Berbasis Hak Anak
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
ilustrasi - MASYARAKAT beraktivitas di kawasan Jogging Track Taman Digulis Pontianak, di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (03/02/2017) sore. Jogging track yangi dibangun di kawasan Hutan Kota Pontianak seluas 3 hektar ini dibangun sejak tahun 2014 dengan anggaran dana dari APBD Kota Pontianak dengan nilai anggaran kurang lebih 4,1 miliar. 

Akui Kurang Tempat Layak Anak Bermain, Martha Banang: Pembangunan Harus Berbasis Hak Anak

KAPUAS HULU - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kapuas Hulu, Martha Banang mengakui bahwa saat ini di Kapuas Hulu masih sangat kurang kelompok bermain, dan tempat yang layak untuk anak bermain.

"Kita ketahui bersama bahwa, anak merupakan investasi Sumber Daya Manusia (SDM), mereka adalah tongkat estafet penerus masa depan bangsa kedepannya," ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/8/2019).

Marta juga menjelaskan, kalau kemarin pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi, tentang rencana Kapuas Hulu menjadi kabupaten layak anak (KLA). Sementara, untuk menjadi KLA harus mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak, melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Baca: BREAKING NEWS - Presiden Jokowi Minta Izin Pindahkan Ibu Kota ke Pulau Kalimantan! Cek Daftar Lokasi

Baca: Vlogger Ini Sebut Raisa Artis Teribet, Inilah Permintaan Segudang Istri Hamish Daud Sebelum Nyanyi

Baca: MENGHARUKAN! Bayi Annisa Video Call dengan Ibunya, Annisa Tunggui Ayah yang Sudah 3 Hari Meninggal

"Tujuan KLA secara umum untuk memenuhi dan melindungi anak, sedangkan secara khususnya untuk membangun inisiatif pemerintah kabupaten yang mengarah pada upaya transformasi konvensi hak anak dari kerangka hukum kedalam definisi, strategi dan intervensi pembangunan," ucapnya.

Marta menuturkan, dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"Sehingga KLA sangat penting dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap anak. Apalagi bila melihat sejauh ini hak anak di Kapuas Hulu belum sepenuhnya terpenuhi," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved