Polres Sintang Tangkap 5 Penambang Emas Ilegal

Polres Sintang menggelar kegiatan penegakan hukum terhadap tambang emas ilegal. Dalam operasi ini Polres Sintang telah mengamankan sekitar 5 orang

Polres Sintang Tangkap 5 Penambang Emas Ilegal
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Polres Sintang telah mengamankan sekitar 5 orang tersangka yang masing-masing dari tersangka tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda-beda, Kamis (15/8/2019) 

Citizen Reporter
Paur Subbag Humas Polres Sintang
Ipda Baryono

Polres Sintang Tangkap 5 Penambang Emas Ilegal

SINTANG - Polres Sintang menggelar kegiatan penegakan hukum terhadap tambang emas ilegal. Dalam operasi ini Polres Sintang telah mengamankan sekitar 5 orang tersangka yang masing-masing dari tersangka tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda-beda, Kamis (15/8/2019).

Kasat Reskrim Polres Sintang AKP Indra Asrianto, SIK "Dikecamatan yang sama yaitu Tempunak 5 orang tersangka tersebut berhasil kita amankan dimana lokasi penambangan dari masing-masing tersangka tersebut berbeda-beda, adapun kelima orang tersangka ini berinisial A (19), H (20), H.H (24), A.M (39) dan S (37)” pungkasny

“Adapun barang bukti seperti mesin colt diesel, mesin Pom Air NS- 80, potongan pipa paralon, potongan selang spiral, kain kian telah kita amankan guna pendalaman lebih lanjut di Mapolres Sintang” tambah Indra.

Baca: Turut Berbelasungkawa, Kapolsek Ipda Sunarli Ikut Pikul Jenazah Warga Hingga ke Pemakaman

Baca: Kapolse Lumar Ipda Sunarli: Polri Dapat Amanah untuk Awasi Pengelolaan Dana Desa

Baca: VIDEO: Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Sanggau

Pengungkapan kasus ini bermula dari Laporan Masyarakat sekitar yang merasa terganggu dengan adanya aktifitas penambangan emas ilegal tersebut, mendapati laporan ini Polres Sintang dan Polsek Tempunak bekerjasama dan menurunkan tim untuk melakukan penindakan terhadap aktifitas penambangan illegal ini.

Seperti yang diketahui bahwa penambangan emas ilegal tidak hanya menganggu masyarakat tetapi juga berdampak pada kondisi air sungai yang nantinya akan semakin tercemar dan tidak bisa digunakan oleh masyarakat untuk beraktifitas sehari-hari serta penambangan emas ilegal di perairan juga dapat menghambat aktifitas masyarakat yang sering berlalu lalang menggunakan sampan maupun speed boat.

Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K., MH menjelaskan, bahwa pemerintah sudah melarang adanya penambangan emas ilegal. Selama ini aktivitas penambangan ilegal telah mencemari lingkungan.

"Kita sudah berulang kali melakukan razia penambangan emas ilegal ini. Namun tetap saja ada pihak-pihak yang tetap melakukan aktivitas penambangan ilegal. Siapapun yang melabrak, tetap akan kita tindak tegas," Tutup Adhe.

Kasat Reskrim Polres Sintang juga menambahkan bahwa kelima tersangka tersebut akan dijerat pasal 158 UU RI NO 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara tentang dugaan tindak pidana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved