Imbau Masyarakat Hargai Jasa Pahlawan, Gatot: Pasang Bendera Dalam Kondisi Layak

Saat ini yang kita lihat tidak sesuai dan sudah kita ganti cuma satu, lagipula inikan yang kasat mata, kemungkinan di tempat lain masih ada

Imbau Masyarakat Hargai Jasa Pahlawan, Gatot: Pasang Bendera Dalam Kondisi Layak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Kasat Sabhara Polres Mempawah, Iptu Gatot saat mengganti bendera yang sudah tidak laik, dengan yang baru di Jalan GM Taufik, Mempawah, Kamis (15/8/2019). 

Imbau Masyarakat Hargai Jasa Pahlawan, Gatot: Pasang Bendera Dalam Kondisi Layak

MEMPAWAH - Satu di antara pemilik kedai di Jalan Gusti M Taufik, Kabupaten Mempawah memasang mendera dalam kondisi lusuh, robek, dan luntur.

Personel Polres Mempawah, dipimpin oleh Kasat Sabhara, Iptu Gatot menurunkan bendera yang sudah tidak laik pakai itu dan menggantinya dengan yang baru, Kamis (15/8/2019).

Diketahui kedai tersebut memasang bendera yang sudah lusuh, robek, dan luntur, melihat itu, personel Polres mengambil tindakan cepat, menurunkan dan menggantinya dengan bendera yang baru.

Baca: Bupati Citra Sebut Gelaran Festival Budaya di Kayong Utara Sebagai Sarana Bagi Seniman

Baca: Indeks Kemerdekaan Pers Kalbar Meningkat

Hal itu dilakukan berdasarkan UU RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan.

"Saat ini yang kita lihat tidak sesuai dan sudah kita ganti cuma satu, lagipula inikan yang kasat mata, kemungkinan di tempat lain masih ada," ujar Iptu Gatot.

Iptu Gatot berharap masyarakat bisa menghargai perjuangan para pahlawan yang telah bertumpah darah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

"Intinya kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, kita ini tinggal menikmati kemerdekaan, tidak berjuang, tidak mengeluarkan darah, terutama di momentum menyambut hari kemerdekaan, mari kita menghargai Merah Putih," tegasnya.

Dengan menghargai Merah Putih kata dia, itu artinya menghargai diri kita, dan bangsa ini.

"Karena bendera yang berkibar itu sudah tidak layak lagi untuk dikibarkan, apalagi ditengah kota ini, kota kita ini sudah bagus, sidah dijuluko Bestari, cuma ini yang membuat tidak enak dipandang, mungkin pemiliknya lupa," pungkas Iptu Gatot.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved