VIDEO: Tanggapi Harga Kelapa Merosot, Ini Penjelasan Kepala Disperindagnaker Mempawah

Artinya produksi ada, tapi pengambilan bahan baku kelapa disini sedang berkurang.

Tanggapi Harga Kelapa Merosot, Ini Penjelasan Kepala Disperindagnaker Mempawah

MEMPAWAH -Harga buah kelapa tua di Kabupaten Mempawah beberapa bulan terakhir ini jauh merosot.

Dipuncak tertinggi harganya pernah menginjak Rp. 3.800 per butir. Saat ini hanya Rp. 800 perak saja. Tentunya itu sangat memberatkan bagi para petani kelapa.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Disperindagnaker) Kabupaten Mempawah, Yusri mengatakan, jika melihat harga yang berfluktuasi akhir-akhir ini, Disperindagnaker melihat ada beberapa hal, seperti dari segi permintaan yang ada di wilayah Kabupaten Mempawah saat ini sedang sedikit.

"Artinya produksi ada, tapi pengambilan bahan baku kelapa disini sedang berkurang. Kita juga sedang menggali informasi kenapa bisa begitu, kita dapat informasi dari penampung kelapa bulat ini katanya pengambilan itu punya moment tertentu. Misalnya contoh, bulan ini dia berada di Provinsi mana, karena kelapa ini tidak hanya di wilayah Kalbar saja, daerah lain juga ada," papar Yusri, Rabu (14/8).

Baca: Dialog Ekonomi Digital, Bank Indonesia Harap Dapat Tingkatkan Kapasitas Ekonomi

Baca: VIDEO: Ikut Padamkan Api dekat Pemakaman, Ini Penjelasan Kapolsek Belitang

Dia mengatakan, pihaknya akan berupaya mengumpulkan para petani dan penampung kelapa yang ada untuk membahas masalah itu, mengetahui penyebabnya dan mencarikan solusinya.

Simak penjelasan Kepala Disperindagnaker Kabupaten Mempawah dalam petikan video di atas.  

-- 

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved