Terkait Berita Heboh di Medsos, Ini Cerita Ketua Pendamping Haji Singkawang dari Mekkah

Setelah proses ritual haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (ARMINA), jemaah kemudian melaksanakan tawaf ifadhah.

Terkait Berita Heboh di Medsos, Ini Cerita Ketua Pendamping Haji Singkawang dari Mekkah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Petugas dan Pendamping Haji Daerah (PPHD) Kota Singkawang, Sumastro saat berada di Arab Saudi mendampingi jemaah haji 

Terkait Berita Heboh di Medsos, Ini Cerita Ketua Pendamping Haji Singkawang dari Mekkah

SINGKAWANG - Adanya informasi yang tersebar di media sosial terkait listrik mati, eskalator menuju jamarat mati, listrik di tenda mati, akses jalur menuju ke Mina tempat pelemparan jumrah ditutup akibat dari hujan deras yang mengguyur Mekah Mina membuat heboh sebagian masyarakat.

Ketua Petugas dan Pendamping Haji Daerah (PPHD) Kota Singkawang, Sumastro melalui mengatakan bahwa kondisi listrik memang mati sesaat, namun sistem antisipasi genset dari pihak Pemerintah Saudi sangat siap menghadapi hal tersebut.

"Sehingga jemaah haji tetap bisa melaksanakan semua rukun haji dengan lancar," katanya, Rabu (14/8/2019).

Mastro menjelaskan dengan adanya listrik mati sesaat, sistem antisipasi genset segera diberlakukan dengancepat, sehingga jalur melontar baru dibuka mulai pukul 00.00 waktu Arab Saudi.

Baca: Basket 3x3 Kalbar Diwaspadai Tim Luar di Pra PON

Baca: KOMDIS PSSI Hukum 10 Pemain Liga 1 & 2: Hansamu, Raphael Maitimo serta 2 Pemain Persebaya & Persik

Penumpukan jemaah di Mina, apalagi waktu hari ketiga melontar terakhir memang lebih ramai, tetapi sistem alur pergerakan jemaah sudah baik dibagi dalam 3 floors dan ada sekat barikade tiap floor.

“Tindakan mereka kalau istilah kita adalah rekayasa lalu lintas, karena saya mantan Kepala Dinas Perhubungan jadi tahu strategi ini” ungkap Mastro.

Mastro berharap agar para keluarga jemaah haji Kota Singkawang tetap tenang, karena sampai saat ini kondisi jemaah haji Kota Singkawang pada umumnya baik dan semua telah selesai melaksanakaan rukun haji dengan lancar.

Setelah proses ritual haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (ARMINA), jemaah kemudian melaksanakan tawaf ifadhah. 

Sebagian besar jemaah haji Kota Singkawang telah selesai melaksanakan semua rukun haji, kecuali jemaah yang perlu pendampingan seperti lansia.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved