Sungai Kapuas Terinterusi Air Laut, Edi Rusdi Kamtono Imbau Warga Tak Konsumsi Air PDAM

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga pelanggan PDAM untuk tidak menggunakan air ledeng sebagai konsumsi.

Sungai Kapuas Terinterusi Air Laut, Edi Rusdi Kamtono Imbau Warga Tak Konsumsi Air PDAM
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICIA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat diwawancarai, Rabu (10/7/2019) 

Sungai Kapuas Terinterusi Air Laut, Edi Rusdi Kamtono Imbau Warga Tak Konsumsi Air PDAM

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga pelanggan PDAM untuk tidak menggunakan air ledeng sebagai konsumsi.

Hal ini lantaran naiknya kadar garam pada intake PDAM di Imam Bonjol dan Kom Yos Sudarso akibat intrusi air laut.

Menurutnya hal tersebut kadar garam mencapai 3.000 miligram (mg) per liter. Angka tersebut sudah jauh di atas ambang batas yang ditetapkan, yakni 600 mg per liter.

"Air PDAM tetap akan diolah, tetapi tidak untuk konsumsi. Artinya hanya untuk kebutuhan mandi atau mencuci saja," ujarnya, Selasa (13/8/2019).

Baca: Dirlantas Polda Kalbar Gelar Rakor Lintas Instansi, Sinergi Atasi Kecelakaan di Kalbar

Baca: Distribusi Air PDAM Pontianak Payau, Anggota DPRD Emiliana TB Nilai Masalah Klasik

Baca: Hasil Sementara Skor Vamos FC Mataram Vs Nagoya Oceans Perempat Final AFC Futsal 2019

Beberapa hari terkanir air PDAM terasa payau akibat meningkatnya kadar garam. Hal serupa juga pernah terjadi tahun lalu.

Kendati demikian, PDAM tetap memproduksi air bersih untuk memenuhi kebutuhan mandi dan cuci.

"Saya juga sudah memerintahkan PDAM untuk mengambil air di Penepat supaya bisa diolah untuk mengurangi kadar garam," ujarnya.

Diakuinya, memang untuk mengolah air payau menjadi air tawar, membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta harus kontinyu.

Saat ini, pihaknya tengah mengkaji memproduksi air minum dalam kemasan non mineral bersumber dari Sungai Kapuas.

"Kita sedang mengkajinya apakah layak untuk diproduksi menjadi air minum dalam kemasan," ujarnya

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved