Sosok Polwan Cantik Indonesia Ikut Tegakkan Kedamaian di Afrika, Ini Potret Briptu Hikma Nur Syafa

Polwan Cantik sepertinya selalu menyedot perhatian publik dan netizen sehingga tak jarang menjadi viral di media sosial.

Sosok Polwan Cantik Indonesia Ikut Tegakkan Kedamaian di Afrika, Ini Potret Briptu Hikma Nur Syafa
Instagram/@hikmanursyaa
Sosok Polwan Cantik Indonesia Ikut Tegakkan Kedamaian di Afrika, Ini Potret Briptu Hikma Nur Syafa 

Keindahan permainan pencak silat Bripda Marselina berhasil memukau para penonton.

Selain itu, Bripda Marselina juga kerap mengunggah aksi bela dirinya di akun Instagram @marselinaoktaviani.

Baca: Polwan di Pontianak Lakukan Strong Point Gunakan Kostum Feminim

Baca: Gunakan Kebaya, Para Polwan Cantik Ini Bagikan Masker Kepada Pengendara

Profil Bripda Marselina Oktavianti

Bripda Marselina Oktavianti atau kerap dipanggil Akiau merupakan anggota polisi wanita yang bertugas di Polres Ketapang, Kalimantan Barat.

Akiau lahir pada tanggal 3 Oktober tahun 1996 dan bergabung dengan polri tahun 2014 merupakan keturunan campuran Dayak dan Tionghoa.

Bripda Marselina mewakili Kalbar pada Kejuaraan Nasional dalam piala Kemenpora.

Tak hanya menekuni pencak silat, Bripda Marselina juga gemar berolahraga lempar cakram dan tolak peluru.

Tak heran jika ia memiliki koleksi medali pada berbagai kejuaraan.

Walaupun Bripda Marselina jago dalam bela diri silat, terkadang ia juga terlihat feminin dalam balutan gaun maupun kebaya.

Sejarah polwan di Indonesia

Menjadi polwan pun tak semudah yang dibayangkan. Ada pendidikan keras yang harus dilalui.

Di Indonesia, ada sekolah khusus untuk polwan, namanya Sekolah Polisi Wanita disingkat Sepolwan.

Sekolah Polisi Wanita Garba Wiyati Putri Bhayangkara ini mendidik, membentuk, menempa generasi penegak Pancasila.

Markas Sepolwan berada di Jalan Ciputat Raya Nomor 41, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Sebenarnya seperti apa sejarah polwan di Indonesia?

Melansir wikipedia, cikal bakal Sepolwan dimulai ketika Komdak VII Jaya (Polda Metro Jaya) membuka sekolah anggota Kepolisian Republik Indonesia (Sakri) Cabang Ciputat pada April 1963.

Sekolah ini yang menggantikan Sakri Cabang Kramat Jati.

Kemudian pada 1968, Sakri Cabang Ciputat berubah menjadi Sekolah Angkatan Kepolisian dan Latihan (Deplat) 007 Ciputat.

Pada 1975, Deplat 007 Ciputat berubah menjadi Depo Pendidikan dan Latihan (Dodiklat) 007 Ciputat.

Untuk pertama kalinya, pada 1975/1976, Dodiklat 007 Ciputat mendidik Bintara Polwan.

Kemudian, pada 1982, Dodiklat 007 berubah menjadi Sekolah Bintara 007 Ciputat, serta menjadi tahun pertama bagi lembaga pendidikan yang khusus mendidik polisi wanita.

Tonggak pusat pendidikan polwan dimulai pada 24 Januari 1984, ketika tongkat kepemimpinan diserahkan kepada Kolonel Polisi dra P Erda Latuasan Tarigan.

Perubahan bukan hanya pimpinan dari polisi pria ke polisi wanita, tetapi juga perubahan kepangkatan dari letnan kolonel menjadi kolonel polisi.

Selanjutnya, tanggal tersebut diperingati sebagai hari ulang tahun Sepolwan.

Pada 30 Oktober 1984, Pusdik Polwan diubah menjadi Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) dan berada di bawah Direktorat Pendidikan Polri yang sebelumnya di bawah Kobangdiklat.

Kemudian pada 1992, Sepolwan berada di bawah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, yang sekarang telah berubah menjadi Lembaga Pendidikan Polri.

#Sosok polwan cantik yang kepalanya dipukul batu bata bernama Bripda Marselina Oktavianti, ini sosoknya.

Editor: Rizky Zulham
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved