Harga Kelapa Anjlok, Petani Minta Pemerintah Segera Carikan Solusi Agar Stabil

Sekali turun kadang 5000 -7000 butir. Tapi sekarang jualnya tidak hitung butir lagi tapi pakai kilo, makanya kalau buah kecil kita rugi

Harga Kelapa Anjlok, Petani Minta Pemerintah Segera Carikan Solusi Agar Stabil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Karena harga turun drastis, salah satu lokasi penampungan kelapa di Kecamatan Mempawah Timur tampak sepi aktivitas, tidak ada petani yang bersemangat untuk bekerja, Rabu (14/8/2019). 

Harga Kelapa Anjlok, Petani Minta Pemerintah Segera Carikan Solusi Agar Stabil

MEMPAWAH -Turunnya harga kelapa tua di Kabupaten Mempawah membuat banyak petani yang membiarkan buahnya menua di atas pohon dan jatuh dengan sendirinya. Hal itu disebabkan karena harga jual yang tidak kompetitif dan biaya operasional yang tinggi.

Satu diantara petani kelapa di Kecamatan Mempawah Timur, Mad Jeri (50) mengatakan dia sengaja tidak mau memanjat buah kelapa yang ada di kebunnya.

Baca: Masih Ingat Kasus Audrey, Ini Perkembangan Terbarunya dan sudah Masuk Persidangan Tahap Tuntutan

Padahal, jumlah kelapa yang dimilikinya cukup banyak. "Sekali turun  kadang 5000 -7000 butir. Tapi sekarang jualnya tidak hitung butir lagi tapi pakai kilo, makanya kalau buah kecil kita rugi," ungkapnya.

Mad Jeri mengatakan dia sengaja menahan buah kelapa di pohon sembari menunggu harga menanjak naik, namun dia harus memanfaatkan kelapa yang jatuh untuk dibuat kopra (kelapa kering) untuk menopang hidup sehari-hari.

Baca: VIRAL Video Seorang Ustadz di Seluas Kalbar Meninggal Saat Sujud! Beliau Sempat Menyapa Anak Kecil

Baca: VIDEO: Inilah 9 Adegan Yang Diperagakan Tersangka Pembunuhan Perempuan di Kos Singkawang

"Kita minta pemerintah harus segera carikan solusinya, karena apa, selama ini kita bertahan dan hanya inilah pekerjaan kita, saya harap pemerintah segera adakan pertemuan untuk mendengarkan keluh kesah petani," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini harga kelapa bulat hanya Rp. 8000 sampai Rp. 1.100 saja, dan itu turun naik, kebayakan rendahnya daripada naiknya, oleh sebab itu dia meminta bagaimana caranya agar harga kelapa itu bisa stabil.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved