FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar

Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang

FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-membuka-lahan-dengan-cara-dibakar.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-2.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-3.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-4.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-5.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-6.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-7.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.
FOTO: Warga Mengolah Lahan untuk Bertani dengan Cara Dibakar - warga-mengolah-lahan-bertani-dengan-cara-dibakar-8.jpg
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang warga mengolah lahan untuk bertani dengan cara dibakar, di Kalimantan Barat, Rabu (14/8/2019) siang. Alasan biaya yang lebih murah dan cepat serta sebagai cara menyuburkan tanah, masih dijadikan pembenaran bagi sejumlah petani untuk membakar lahan.

.

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved