Cegah Pemakaran Lahan Secara Tradisional, Polsek Mukok Tingkatkan Patroli Karhutla

Guna mencegah aksi pembakaran ladang secara tradisional, Polsek Mukok dibawah Pimpinan Kapolsek Iptu Priyono, melaksanakan patroli Karhutla

Cegah Pemakaran Lahan Secara Tradisional, Polsek Mukok Tingkatkan Patroli Karhutla
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Cegah Pemakaran Lahan Secara Tradisional, Polsek Mukok Tingkatkan Patroli Karhutla 

Citizen Reporter
Humas Polres Sanggau
M Aulia

Cegah Pemakaran Lahan Secara Tradisional, Polsek Mukok Tingkatkan Patroli Karhutla

SANGGAU - Guna mencegah aksi pembakaran ladang secara tradisional, Polsek Mukok dibawah Pimpinan Kapolsek Iptu Priyono, melaksanakan patroli Karhutla diwilayah Kecamatan Mukok, Senin (12/8/2019).

Sebelum pelaksanaan patroli terlebih dahulu dilaksanakan apel kesiapan sarana dan prasarana yang dibawa seperti pemadam api ringan yang cenderung dibawa anggota bhabinkamtibmas tingkat Polsek.

Dalam hal ini pelaksanaan patroli dilaksanakan diwilayah-wilayah yang rentan terjadinya pembakaran, dan tentunya berdasarkan informasi dari anggota pulbaket dilapangan bahwa jika disuatu wilayah ada aktifitas penebangan dan pemotongan lahan atau semak tentu kemudian akan dilakukan pembakaran. Dengan sigap Kapolsek Mukok, Iptu Priyono turun kelapangan bersama anggota untuk melaksanakan patroli dan imbauan terkait Karhutla.

Baca: Kota Singkawang Miliki Inflasi Terendah se-Kalimantan

Baca: Anggota Polsek Batang Tarang Lakukan Kampanye Karhutla

Baca: Bupati Sintang Kukuhkan 31 Paskibraka Sintang

Adapun wilayah yang dilaksanakan patroli kali ini dengan sasaran Dusun Engkode, Desa Engkode, menurutnya aktifitas ini jika tidak segera dilakukan imbauan dan berjumpa langsung dengan masyarakat disana, maka lahan ini akan segera dibakar.

“Dalam hal ini kita coba berikan pemahaman serta merubah maidnset masyarakat dari berladang secara tradisional dengan kebiasaan membakar kepada upaya lainnya dengan cara tidak membakar,”kata Kapolsek.

Semoga dengan gencarnya sosialisasi ini akan memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara masiv diwilayah Kabupaten Sanggau. "Yang mana diketahui dalam musim seperti ini rentan sekali terjadinya kebakaran dan cuaca yang semakin meningkat suhu panas berapa minggu terakhir ini, "pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved