Lirik Budidaya Jamur Tiram di Pontianak, Fredy Raup Omzet Hingga Rp 10 Juta per Bulan

Fredy pun menjelaskan dengan modal Rp 5 juta tersebut, ia memulai usaha budidaya jamur tiram dengan membeli sejumlah bahan baku

Lirik Budidaya Jamur Tiram di Pontianak, Fredy Raup Omzet Hingga Rp 10 Juta per Bulan
TRIBUNPONTIANAK/Mia Monica
Pelaku Usaha Jamur Tiram di Pontianak, Fredy (27) saat ditemui di tempat budidaya jamur miliknya, Jalan Parit 2 Pontianak, Selasa (13/8). 

“Untuk memasarkan jamur tiram kita tidak mengalami kesulitan. Waktu itu kita coba tawakan ke pasar Flamboyan dan langsung banyak peminatnya. Jadi setiap jam 2 subuh kita sudah kirim ke pasar. Kemudian sudah banyak restoran dan hotel di Pontianak yang jadi pelanggan tetap kita,” ungkapnya.

Baca: Tak Bayar Angsuran Karena Developer Perumahan Bermasalah, Nasabah Masuk Blacklist Perbankan?

Baca: BREAKING NEWS - Pemuda 20 Tahun di Pontianak Timur Diduga Tega Gelapkan Motor Ibunya Sendiri

Tak hanya jamur, Fredy pun merambah ke budidaya sawi kering dan tanaman daun katuk.

“Kita juga sudah mulai mengelola sawi asin kering. Untuk 1 keranjang sawi segar bisa menghasilkan 1,5 sawi asin kering. 1 kilogramnya itu Rp 250 ribu, tentu lumayan harganya. Dalam seminggu kita bisa 2 kali supply ke pasar. Dan untuk daun katuk dalam seminggu bisa menghasilkan 10 kilogram,” ungkapnya lagi.

Dengan permintaan pasar yang sudah cukup banyak, saat ini Fredy bisa meraup omzet sebanyak Rp 300 ribu per hari. 

Dan jika digabungkan untuk ke 3 komoditi tersebut, dalam sebulan Fredy mengatakan dirinya bisa mengasilkan lebih dari Rp 10 juta.

“Untuk kedepannya kami mau mencoba tanam jamur sintake dan jamur kancing. Mau memanfatkan limbah-limbah padi. 

Sekarang lagi tahap riset, semoga berhasil,” pungkasnya.

Penulis: Mia Monica
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved