DAD Adukan Penangkapan Terduga Karhutla ke DPRD, Angeline Fremalco Minta Tak Ada Kriminalisasi

Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalbar mengadukan penangkapan terduga pelaku Karhutla ke DPRD setempat.

DAD Adukan Penangkapan Terduga Karhutla ke DPRD, Angeline Fremalco Minta Tak Ada Kriminalisasi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Bidang Perempuan, Kesehatan dan Anak, dan Penanggulangan Bencana DAD Kalbar, Angeline Fremalco saat beraudiensi dengan Fraksi PDI Perjuangan dan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar di Gedung Dewan, Selasa (13/8/2019). 

DAD Adukan Penangkapan Terduga Karhutla ke DPRD, Angeline Fremalco Minta Tak Ada Kriminalisasi

PONTIANAK - Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalbar mengadukan penangkapan terduga pelaku Karhutla ke DPRD setempat.

Dalam masalah ini, DAD Provinsi Kalbar tidak ingin aparat bertindak gegabah, apalagi hanya menangkap peladang.

"Kita mendukung penegakan hukum tapi hendaknya penegak hukum tidak melakukan kriminalisasi, terhadap peladang," kata Ketua Bidang Perempuan, Kesehatan dan Anak, dan Penanggulangan Bencana DAD Kalbar, Angeline Fremalco usai beraudiensi dengan Fraksi PDI Perjuangan dan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar di Gedung Dewan, Selasa (13/8/2019).

Dalam penegakan hukum lanjut Angeline, aparat hendaknya memperhatikan Pasal 69 ayat 2 Undang-unndang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam aturan itu, masyarakat dibolehkan membakar lahan dengan berbagai ketentuan.

"Kearifan lokal yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah melakukan pembakaran lahan dengan luas lahan maksimal 2 hektare per kepala keluarga, untuk ditanami tanaman jenis varietas lokal dan dikelilingi oleh sekat bakar sebagai pencegah penjalaran api, ke wilayah sekelilingnya," jelas dia.

Jikapun nantinya ada warga peladang yang kemudian bermasalah dengan hukum karena membakar lahan, DAD Provinsi Kalbar menegaskan siap untuk memberikan bantuan hukum.

Baca: Bupati Landak Buka Kegiatan Bursa Inovasi Desa Cluster V

Baca: TEDx Digulis Park Digelar di Pontianak, Diharapkan Jadi Jalan Perubahan

Baca: Pelajar Bisa Ikut Lomba di Festival Durian, Ikuti Cara dan Ketentuan Berikut

"Namun apabila memang ada peladang yang ditindak terkait karhutla, maka DAD akan memberikan bantuan hukum," tukas Angeline.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalbar Martinus Sudarno berjanji akan menindaklanjuti aduan DAD Kalbar. Menurutnya, penegakan hukum atas terduga pelaku Karhutla harus dilakukan. Namun, tentunya penegakan hukum tidak boleh tebang pilih.

"Menyikapi kabut asap yang terjadi, kami Fraksi PDI Perjuangan mendukung penegakan hukum, terhadap korporasi yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan. Siapapun pemiliknya harus ditindak tegas. Sampai saat ini saya belum melihat ada korporasi yang ditindak dengan tegas," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved