Citizen Reporter

Tradisi 17 Agustus Dalam Tinjauan Ushul Fiqh

Hal ini memang perlu dilakukan demi menanamkan jiwa-jiwa nasionalisme didalam diri warga Indonesia.

Tradisi 17 Agustus Dalam Tinjauan Ushul Fiqh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FILE
Lomba Panjat Pinang dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun lalu 

Kegiatan 17 Agustus merupakan hari yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Karena pada hari itu Indonesia menyatakan kemerdekaannya dan bebas dari para penjajah serta awal mula berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.Oleh karena itu, setiap tanggal 17 Agustus bangsa kita memperingati sebagai Hari Proklamasi Republik Indonesia.

Sebagai tanda rasa syukur kita atas nikmat kemerdekaan ini, rakyat Indonesia setiap tahun merayakan Hari Proklamasi ini dengan acara-acara yang meriah.

Hal ini memang  perlu dilakukan demi menanamkan jiwa-jiwa nasionalisme didalam diri warga Indonesia.

Hari Kemerdekaan tentu saja bukanlah hanya sekedar upacara pengibaran bendera sang saka merah putih di tanah lapang yang dihadiri oleh beragam lapisan masyarakat yang banyak dengan diiringi berbagai perayaan yang hanya bersifat seremonial. 

Namun, sebagai bangsa yang telah besar tentu saja bangsa Indonesia harus mampu memaknai perayaan Hari Kemerdekaan sebagai bentuk perenungan diri terhadap segala apa yang terjadi pada bangsa kita. 

Karena di dalam perayaan itu mengandung tujuan yakni :
Untuk mendoakan para pahlawan kita.
Untuk mengenang pengorbanan mereka.
Untuk menimba teladan hidup dari mereka.
Untuk tetap menjaga semangat memperjuangkan martabat dan kedaulatan Republik Indonesia

Sahabat Rasulullah saw., Abdullah bin Mas’ud berkata: 

فَمَا رَآهُ المُسْلِمُوْنَ حَسَنًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ حَسَنٌ وَ مَا رَآه المُسْلِمُوْنَ سَيْئًا فَهُوَ عِنْدَ اللهِ سَيْءٌ
“Sesuatu yang dinilai baik oleh kaum muslimin adalah baik di sisi Allah, dan sesuatu yang dinilai buruk oleh kaum muslimin adalah buruk di sisi Allah.” Ungkapan Abdullah bin Mas’ud tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan-kebiasan baik yang berlaku di dalam masyarakat muslim yang sejalan dengan tuntunan umum syari’at Islam, merupakan sesuatu yang baik pula di sisi Allah. Oleh karena itu, kebiasaan semacam itu patut untuk dijaga dan dipelihara. (Baca Ushul Fiqh wahhab khallaf terkait sumber hokum islam). 

Dengan demikian, kegiatan 17 agustus merupakan kegiatan yang boleh dan bahkan wajib di rayakan oleh masyarakat indonesia untuk mengenang perjuangan pejuang kemerdekaan bangsa indonesia yang merdeka yang kita rasakan saat ini.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved