Masyarakat Mempawah Tetap Khusyuk Salat Idul Adha di Masjid Besar Al-Falah yang Masih Setengah Jadi

Masyarakat di sekitar Kabupaten Mempawah begitu bersemangat dan khusyuk dalam melaksanakan salat Idul Adha 1440 Hijriah

Masyarakat Mempawah Tetap Khusyuk Salat Idul Adha di Masjid Besar Al-Falah yang Masih Setengah Jadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Masyarakat Mempawah Tetap Khusyuk Salat Idul Adha di Masjid Besar Al-Falah yang Masih Setengah Jadi 

Masyarakat Mempawah Tetap Khusyuk Salat Idul Adha di Masjid Besar Al-Falah yang Masih Setengah Jadi

MEMPAWAH - Masyarakat di sekitar Kabupaten Mempawah begitu bersemangat dan khusyuk dalam melaksanakan salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Besar Al-Falah, Minggu (11/8/2019) pagi.

Meski Masjid tersebut masih dalam proses pembangunan, dan belum selesai sepenuhnya masyarakat tetap antusias dalam salatnya.

Satu diantara jamaah yang salat di Masjid Besar Al-Falah Mempawah, Rajudin (32) mengatakan, kondisi Masjid yang masih dalam tahap penyempurnaan bukan maslaah bagi jamaah.

"Ini bukan masalah bagi kita untuk melaksanakan ibadah salat Idul Adha, apalagi ini adalah salah satu ikon Kabupaten Mempawah, meski masih dalam tahap penyelesaian pembangunan kita tetap antusias untuk salat disini," tuturnya.

Baca: Meski Diselimuti Asap, Tak Menyurutkan Ratusan Jamaah Salat Idul Adha di Terminal Mempawah

Baca: Tips Memasak Daging Kurban Idul Adha 1440 H hingga Berbagai Resep Olahan Daging Kambing dan Sapi

Baca: TRIBUNWIKI: Daftar Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Putussibau Selatan

Saat itu, imam salat Idul Adha dipimpin oleh Ustaz Safrani Bukhari, dan sebagai khatib, Ustaz Sayuti.

Dalam khotbahnya, Ustaz Sayuti menyampaikan makna-makna penting dari Idul Adha atau hari raya kurban.

Dia menceritakan bagaimana ketulusan hati Nabi Ismail yang rela dikorbankan oleh ayahnya Nabi Ibrahim kala itu.

Ustaz Sayuti menekankan kepada jamaah agar mengambil hikmah dari kisah tersebut, supaya hati kita ikhlas dalam menjalankan ibadah dan perintah Allah Swt.

Lebih jauh lagi dia menceritakan makna dari ibadah haji yang, mulai dari perjalanan awal sampai akhir.

Semoga kata dia, semua jamaah yang hadir disini bisa menunaikan ibadah haji untuk kesempurnaan iman dan taqwa diri.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved