Telapak Tangan Mudah Berkeringat, Ini Cara Mengatasinya

Kelenjar keringat akan terstimulasi oleh saraf apabila seseorang merasa emosional (terlalu bersemangat, gugup, takut atau cemas), banyak bergerak

Telapak Tangan Mudah Berkeringat, Ini Cara Mengatasinya
IST
Ilustrasi 

Telapak Tangan Mudah Berkeringat, Ini Cara Mengatasinya

PONTIANAK - Siapa di sini yang sering sekali mengalami permasalahan telapak tangan yang mudah berkeringat?

Awalnya sih kalian tak menghiraukannya, tapi lama kelamaan telapak tangan yang mudah sekali berkeringat ini mengganggu aktivitas dan kenyamanan kalian sehari-hari.

Para ahli tidak mengetahui dengan pasti kenapa telapak tangan berkeringat secara berlebihan karena ada banyak spekulasi dan sebab yang berbeda disetiap kesimpulan, seperti rasa cemas, kelebihan hormon tiroid, ataupun stress.

Namun, Kondisi ini diduga disebabkan oleh kelenjar keringat di daerah tersebut yang menjadi Iebih aktif dan sensitif.

Kelenjar keringat akan terstimulasi oleh saraf apabila seseorang merasa emosional (terlalu bersemangat, gugup, takut atau cemas), banyak bergerak, kepanasan, atau mengonsumsi makanan pedas. Nah. ketika saraf bereaksi berlebihan, tubuh pun bisa banjir keringat, termasuk di telapak tangan.

Baca: Klasemen Liga 1 Jelang Borneo FC Vs PSM Makassar, Persija Vs Bhayangkara, Persebaya Vs Madura United

Baca: CINTA - Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 11 Agustus 2019, ARIES Bergairah, AQUARIUS Jangan Curiga

Baca: Marak Tawaran Jasa Pinjaman Online, Apa Ada yang Jual Data Nasabah?

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat :

l. Hindari pemicu yang bisa membuat telapak tangan berkeringat Iebih banyak. contohnya makanan pedas, kafein, atau kepanasan.

2. Aluminum chloride. Gunakan antiperspirant atau salep yang mengandung aluminum chloride.

3. Relaksasi .Tubuh akan menjadi mudah berkeringat saat sedang mengalami stres.

Jika beberapa Iangkah di atas tidak membuahkan hasil, ada beberapa penanganan secara medis yang bisa anda dapatkan dari dokter. yaitu:

l. Obat-obatan

2. Suntik botox

3. Iontophoresis, dan

4. Operasi

Namun cara diatas masih bisa di diskusikan dengan para dokter untuk kesembuhan kamu ya!

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved