YBM PLN Salurkan Beasiswa, Bantu Pelajar Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu

santri yang telah menyelesaikan pendidikan di Petik akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Kementerian Komunikasi dan informasi.

YBM PLN Salurkan Beasiswa, Bantu Pelajar Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu
TRIBUN/ISTIMEWA
Agung Priyo Sembodo, Santri Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTIK) asal Kalbar berhasil meraih predikat lulusan terbaik kedua TA 2018-2019, foto bersama Ibunda tercinta dan Pengurus YBM PLN. 

YBM PLN Salurkan Beasiswa, Bantu Pelajar Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu 

PONTIANAK - Tak terbayangkan sebelumnya oleh Tini (43), warga jalan Kuari RT 2 RW 4 Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, saat mendapat informasi bahwa anak pertamanya Agung Priyo Sembodo lulus seleksi program beasiswa untuk anak kurang mampu dan akan mengenyam pendidikan selama 1 tahun di Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTIK) yang berlokasi di Sawangan Depok, Jawa Barat.

"Itu kejadian 1 tahun yang lalu. Rasanya tak terbayangkan dapat menyekolahkan anak di luar Kalimantan, sementara untuk makan saja kami merasa kesusahan,” ungkap Tini penuh haru.

Baca: Aliran Modal Asing, Perkuat Laju IHSG

Baca: RANGKUMAN Lengkap Liga 2 2019 Pekan 10 - Hasil, Klasemen & Jadwal Liga 2 Pekan 11

Kini Priyo sudah berhasil menyelesaikan proses pendidikan di Petik dengan predikat terbaik kedua dari 50 santri yang mondok disana.

Lanjut Tini, yang membuatnya semakin gembira dan bersyukur atas semua kemudahan ini, anak saya telah diterima bekerja di salah satu perusahaan IT sekaligus pesantren rumah Tahfiz Al-Qur'an di daerah Bekasi. Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi orang banyak,"

Keberhasilan Priyo tidak terlepas dari peran serta Yayasan Baitul Mal (YBM) Kalbar yang telah mengirim beberapa anak berprestasi dari keluarga kurang mampu ke Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi(PeTIK). Pesantren modern yang dikelola YBM PLN bekerjasama dengan Yayasan Profesi Terpadu Nurul Fikri ini berdiri sejak tahun 2010

Menurut Ketua YBM PLN Kalbar, Andang Tri Wahyudi, sejak tahun 2016 lalu pihaknya secara rutin telah mengirim siswa lulusan SLTA sederajat ke Petik. Hingga tahun 2019 ini sudah ada 18 santri yang dikirim.

"Santri yang kami kirim semua berasal dari keluarga kurang mampu yang berada di berbagai pelosok daerah di Kalbar. Alhamdulillah, santri yang kami kirim rata-rata berprestasi,” jelas Andang.

Pada tahun 2018 lalu, santri asal Kalbar berhasil meraih predikat terbaik ranking 1 dan 4, dan ditahun 2019 ini santri kita kembali berhasil meraih predikat ranking 2, atas nama Agung Priyo Sembodo.

Bahkan 1 bulan sebelum diwisuda, Priyo sudah mendapat tawaran untuk bekerja di perusahaan IT di daerah Bekasi.

Halaman
12
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved