Warga Singkawang di Tiongkok Kerap Alami KDRT Meski Hamil Muda, Disekap di Hutan, Kini Ingin Pulang

korban sedang hamil anak pertama. Usia kandungan telah berjalan tiga bulan.Bahkan katanya sempat disekap di hutan.

Warga Singkawang di Tiongkok Kerap Alami KDRT Meski Hamil Muda, Disekap di Hutan, Kini Ingin Pulang
ISTIMEWA/KOLASE TRIBUN PONTIANAK
FR (26) warga Kota Singkawang yang mengalami kekerasan saat berada di Tiongkok. 

Warga Singkawang di Tiongkok Kerap Alami KDRT Hingga Disekap di Hutan Meski Hamil Tiga Bulan, Ingin Kembali ke Indonesia

SINGKAWANG - Polres Singkawang membantu kepulangan seorang perempuan berinisial Ys (26) yang tak lain warga Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Tiongkok ke Indonesia.

Tak hanya Ys, Polres Singkawang juga sedang menangani FR (26), seorang warga Kota Singkawang yang diduga mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) saat berada di Tiongkok.

Laporan diterima Polres Singkawang dua hari lalu.

Mirisnya saat ini korban sedang hamil anak pertama.

Usia kandungannya kini telah berjalan tiga bulan.

Bahkan korban katanya sempat disekap di hutan.

Baca: Polres Singkawang Bantu Kepulangan Warga Ketapang dari Tiongkok, Diduga Korban TPPO

Baca: Tiga Negara Bagian Tiongkok Menjadi Tujuan Pesanan Pengantin Kawin Kontrak

"Korban melapor ke kami bahwa dia disekap di dalam hutan," kata Humas Polres Singkawang, Bripka Irvan, Kamis (8/8/2019).

Kasusnya serupa dengan yang telah ditangani Polres Singkawang.

Ia diiming-imingi hidup enak bila menikah dan menetap di Tiongkok.

Baca: Terkait Pengantin Pesanan, Menlu Retno Marsudi Temui Pemerintah Tiongkok

Baca: Masih 18 Wanita Korban Pengantin Pesanan di KBRI Tiongkok, Satu Gadis 14 Tahun dari Kalbar

Namun Ia diperlakukan tidak seperti yang dijanjikan oleh mak comblang.

Korban dalam keadaan baik dan telah kembali ke rumah suaminya di Tiongkok.

"Kemaren kita sudah berkoordinasi juga di sana mau memulangkan setelah melahirkan," tuturnya

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved