Unit PPA Polres Singkawang Tangani Kasus TPPO Modus Kawin Kontrak

Berdasarkan penyelidikan yang pihaknya lakukan kepada korban, bahwa kasus ini terjadi dikarenakan faktor ekonomi.

Unit PPA Polres Singkawang Tangani Kasus TPPO Modus Kawin Kontrak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Pemerintah Kota Singkawang bersama Polres Singkawang telah menggelar rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan penanganan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di ruang Bumi Bertuah, Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (7/8/2019). 

Unit PPA Polres Singkawang Tangani Kasus TPPO Modus Kawin Kontrak

SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang bersama Polres Singkawang telah menggelar rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan penanganan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di ruang Bumi Bertuah, Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (7/8/2019).

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Singkawang, Ipda Indah mengatakan, dari Januari-Agustus 2019, sudah ada satu kasus TPPO dengan modus kawin kontrak yang pihaknya tangani.

"Beruntung calon korban belum sampai ke negara Tiongkok, karena sudah dilakukan penindakan sewaktu akan berangkat dari Singkawang menuju Bandara Supadio Pontianak," katanya, Kamis (8/8/2019).

Baca: Warga Singkawang di Tiongkok Kerap Alami KDRT Meski Hamil Muda, Disekap di Hutan, Kini Ingin Pulang

Baca: VIDEO: Mahadir Sebut Korban Kawin Kontrak ada yang Jadi Korban Asusila Mertua

Baca: Faktor Penyebab Kawin Kontrak, Ini Penjelasan Dekan Fakultas Hukum Untan

Berdasarkan penyelidikan yang pihaknya lakukan kepada korban, bahwa kasus ini terjadi dikarenakan faktor ekonomi.

"Korban dijanjikan bisa hidup layak jika menikah dengan WNA di Tiongkok," ujarnya.

Sementara Humas Polres Singkawang, Bripka Muhammad Irvan mengimbau kepada masyarakat bilamana mengalami hal yang serupa, diharapkan dapat melaporkannya ke Polres Singkawang.

"Dalam laporan, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya bahkan datang ke kantor polisi, cukup dengan telepon atau WhatsApp maka laporan tersebut akan ditindaklanjuti Polres Singkawang," pesannya

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved