TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Calon Ketua Umum Yayasan Bhakti Suci, Ini Kiprah Yo Nguan Cua

Pria berusia 64 tahun yang merupakan wni yang bermukim di Jalan Gajahmada Pontianak ini maju menjadi Ketua Yayasan Bhakti Suci

TRIBUNWIKI: Calon Ketua Umum Yayasan Bhakti Suci, Ini Kiprah Yo Nguan Cua
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Ketua Yayasan Makmur, Yo Nguan Cua (64), saat ditemui Tribun Pontianak di Yayasan Makmur, Jalan Gajahmada,Pontianak, Kamis (8/8/2019). Yo Nguan Cua merupakan satu di antara calon Ketua Umum Yayasan Bhakti Suci (YBS) Periode ke-21 masa bakti 2019-2024. 

TRIBUNWIKI: Calon Ketua Umum Yayasan Bhakti Suci, Ini Kiprah Yo Nguan Cua

PONTIANAK - Tidak ada kata menyerah untuk Yo Nguan Cua. Pria berusia 64 tahun yang merupakan warga negara Indonesia yang bermukim di Jalan Gajahmada Pontianak ini maju menjadi Ketua Yayasan Bhakti Suci periode 21. Meski tak muda lagi, Yo Nguan Cua yang sudah memimpin Yayasan Bhakti Suci selama dua periode mantab mencalonkan diri.

Karir berorganisasinya dimulai di Yayasan Makmur. Ia menjabat sebagai ketua Yayasan Makmur di tahun 2007 hingga sekarang. Sebelum menjadi ketua yayasan ia pernah menjadi wakil bendahara Yayasan Makmur pada tahun 2003 sampai 2005, dan menjadi wakil ketua di tahun 2005 sampai 2007.

Untuk menjadi orang nomor satu di yayasan tersebut tidaklah mudah baginya, ia harus memulai jenjang karir dari bawah. Pada 2010 ia dipercayai sebagai Ketua 1 Yayasan Bhakti Suci yang menghimpun 62 yayasan di dalamnya, selama dua periode yakni dari tahun 2010-2019. Sepak terjang beliau di organisasi tidak diragukan lagi, sebab di waktu yang bersamaan yakni di tahun 2014-2019 beliau pernah menjabat tiga jabatan sekaligus.

Sebagai Ketua 1 Yayasan Bhakti Suci, Wakil Ketua Perkumpulan Teo Chew, dan Penasehat di Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti. Tak berhenti di situ, Yo Nguan Cua masih aktif sebagai penasehat Perkumpulan Marga Yo Seluruh Indonesia dari tahun 2007 hingga sekarang dan pernah menjadi penasehat Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta Kalbar serta penasehat di Yayasan Budi Pekerti.

Baca: Selama 2019 Ini Imigrasi Pontianak Sudah Cekal 8 Orang WNA

Baca: Wisma Keuskupan Sintang Jadi Catatan Sejarah Kehadiran Gereja Katolik

Selain masih aktif sebagai penasehat, Yo Nguan Cua juga masih menjabat sebagai Ketua Harian Perkumpulan Ai Xin dari tahun 2013 hingga sekarang dan menjabat sebagai Wakil Ketua Klenteng Chiang Kun Ya dari tahun 2017 hingga 2020 mendatang. Ketika ditemui di Yayasan Bhakti Suci Jalan Gajahmada Pontianak, beliau tampak khusuk sembahyang dan berdoa. Menurutnya hal pertama dan utama adalah sembahyang tidak ada yang lain selain itu.

Maka tak heran jika Yo Nguan Cua banyak bergabung di organisasi dengan tujuan sosial dan banyak mengukir prestasi. Prestasi yang ditorehkannya selama berorganisasi tidaklah main-main. Yo Nguan Cua merupakan satu di antara penginisasi perkumpulan Teo Chew, penginisiasi pembangunan gedung Yayasan Makmur, dan penginisiasi pembagunan akses jalan di pekuburan Yayasan Makmur di daerah Wajok.

Selain prestasi tersebut Yo Nguan Cua juga giat dalam kegiatan sosial. Beliau pernah melangsungkan bhakti sosial pengobatan gratis sebanyak empat kali.

Beliau juga merupakan satu di antara inisiator perkumpulan Marga Yo seluruh Indonesia, menjadi inisiator dan fasilitator pertemuan Marga Yo di seluruh Indonesia dan menjadi satu di antara pendiri perkumpulan Ai Xin.

Yo Nguan Cua telah aktif berorganisasi dari tahun 2003 hingga saat ini. Yo Nguan Cua telah banyak berkontribusi di berbagai organisasi dan menduduki jabatan yang sangat krusial dalam organisasi tersebut.

Lelaki kelahiran Pontianak, 17 Januari 1955 ini akan berusaha meneruskan perjuangannya di Yayasan Bhakti Suci untuk menuntaskan program kerja yang menjadi kewajiban para ketua Yayasan Bhakti Suci, yakni membangun krematorium, menyelesaikan masalah sertifikasi tanah yang sebelumnya belum terselesaikan dan menyelesaikan jalan Yayasan Bhakti Suci di Siantan. Selain itu, ia akan menyelesaikan permasalahan penataan pekuburan dan yang lainnya.

Beliau memiliki niatan mulia untuk memajukan Yayasan Bhati Suci, begitu Yo Nguan Cua dipercayai sebagai ketua umum. Ia ingin merekonsiliasi semua yayasan yang terabung di dalam Yayasan Bhakti Suci yang selama ini masih banyak yang berjalan sendri-sendiri.

Ia berharap depat bekerja sama dengan seluruh yayasan yang berhimpun dalam Yayasan Bhakti Suci agar terwujud kesejahteraan masyarakat Tionghoa di Kalbar, khususnya di Pontianak. (Rizki)

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved