Terkait Raperda Sanggau Ramah HAM, Ini Penegasan Pengamat Hukum

Dikhawatirkan Perda dibuat namun inflementasinya di publik tidak maksimal.

Terkait Raperda Sanggau Ramah HAM, Ini Penegasan Pengamat Hukum
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Abdul Rahim SH 

Terkait Raperda Sanggau Ramah HAM, Ini Penegasan Pengamat Hukum Sanggau

SANGGAU -Terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Sanggau tentang Sanggau Ramah HAM.

Pengamat Hukum Kabupaten Sanggau, Abdul Rahim SH menilai saat ini Raperda tersebut masih belum diperlukan di Kabupaten Sanggau.

"Saya rasa belum perlu lah Perda tentang Ramah HAM. Karena masih banyak tugas-tugas lain yang lebih menyentuh publik, "katanya, Kamis (8/8/2019).

Baca: Pansus I DPRD Sanggau Kunker ke Komnas Ham Terkait Raperda Sanggau Ramah HAM

Baca: Jelang Hari Raya Idul Adha, Wabup Sanggau Serahkan Bantuan Hewan Kurban

Baca: Rutan Sanggau Over Kapasitas, Ini Harapan Tokoh Pemuda Sanggau

Disisi lain lanjutnya, belum pernah ada indikasi pengarahan kasus HAM.

Dikhawatirkan Perda dibuat namun inflementasinya di publik tidak maksimal.

Ia menyarankan, sebaiknya Perda tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Dan sebenarnya kalau mau mengoptimalkan Perda yang ada. Kemudian perlu evaluasi terhadap perda-perda yang ada sejauh mana inflementasinya dimasyarakat, " pungkasnya 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved