Tenaga Dokter Spesialis Bedah RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara Kosong
Dokter yang bersangkutan hanya dikontrak selama enam bulan, sejak Januari 2019.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Madrosid
Tenaga Dokter Spesialis Bedah RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara Kosong
KAYONG UTARA - Kepala RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara, Dokter Maria Fransisca Antonelly membenarkan saat ini tenaga dokter spesialis bedah di rumah sakit kelas d itu tengah kosong.
Kata Maria, masa kontrak dokter bedah sudah berakhir pada Juli 2019.
Dokter yang bersangkutan hanya dikontrak selama enam bulan, sejak Januari 2019.
"Untuk dokter spesialis bedah, Dokter Vivi itu selesai di akhir bulan Juli," kata Maria di Sukadana, Kamis (8/8/2019).
Baca: STIK Gelar Kegiatan Penelitian Desain Seleksi Pendidikan Pengembangan di Polres
Baca: FOTO: Siswa SD Pakai Masker Akibat Asap dari Karhutla di Wilayah di Kalimantan Barat Semakin Tebal
Baca: Sosialisasi Hewan Layak Kurban, Ini Penjelasan Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu
Kendati demikian, Maria mengatakan telah mengajukan tenaga dokter pengganti melalui program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) ke Kementerian Kesehatan.
Selain itu, kata Maria, pihaknya pun sudah menyebarluaskan informasi terkait kebutuhan tenaga dokter spesialis bedah ini kepada rekan-rekannya sesama dokter.
"Sudah saya sampaikan secara langsung berkas pengajuan, yang di dalam berkas tersebut kami juga menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah dalam rangka pengadaan dokter spesialis ini," ujar Maria.
Maria belum dapat memastikan hingga kapan posisi dokter spesialis kembali terisi.
Sebab, hingga saat ini belum ada dokter spesialis bedah yang menyampaikan lamaran.
"Nah ini secepatnya. Jadi kalau ada yang menghubungi tentu kita akan fasilitasi," imbuh Maria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-rsud-sultan-muhammad-jamaluddin-i-kayong-utara-maria-fransisca-antonelly.jpg)