Satpol PP Ketapang Berikan Waktu Kepada Pemilik untuk Bongkar Sendiri Tersus Diduga Tak Berizin

"Kita berikan waktu melakukan pembongkaran sendiri, kalau tidak mau kita lakukan upaya pembongkaran paksa," jelasnya.

Satpol PP Ketapang Berikan Waktu Kepada Pemilik untuk Bongkar Sendiri Tersus Diduga Tak Berizin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Rambu larangan penambatan kapal yang dipasang oleh Dishub Ketapang di lokasi Tersus milik CV Juara Motor yang tidak memiliki izin. 

Satpol PP Ketapang Berikan Waktu Kepada Pemilik untuk Bongkar Sendiri Tersus Diduga Tak Berizin

KETAPANG - Kepala Satpol PP Ketapang, Muslimin melalui Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Ketapang, Pitriyadi mengaku kalau pihaknya sudah menerima surat dari Dishub terkait tindak lanjut penertiban Terminal khusus (Tersus) yang diduga tak berizin.

"Pada prinsipnya kami sebagai penergak Perda siap melakukan langkah-langkah sesuai aturan yang ada termasuk pembongkaran dermaga di Tersus tersebut," ujarnya, Kamis (08/08/2019).

Baca: Polres Singkawang Bantu Kepulangan Warga Ketapang dari Tiongkok, Diduga Korban TPPO

Baca: Sejumlah Warga Ketapang Kota Masih Dambakan Air Bersih dari PDAM

Hanya saja menurut Pitriyadi, penertiban yang dilakukan harus sesuai regulasi dan tahapan.

Yang mana selain meninjau langsung kelapangan pihaknya akan menyampaikan pemberitahuan kepada pemilik Tersus untuk melakukan pembongkaran sendiri dermaga yang sudah dibangun di Tersus tersebut.

"Kita berikan waktu melakukan pembongkaran sendiri, kalau tidak mau kita lakukan upaya pembongkaran paksa," jelasnya.

Baca: Dishub Ketapang Pasang Rambu Larangan Penambatan Kapal di Lokasi Tersus Milik CV JM

Baca: Penerapan Aplikasi e-Budgeting di Ketapang Dinilai Belum Maksimal

Ia menambahkan, apa yang dilakukan pihaknya dan intansi terkait sesuai aturan berlaku guna mempertimbangkan keselamatan pelayaran mengingat usia jembatan Pawan Dua yang telah usang sehingga dikhawatirkan terkait tabrakan kapal akibat aktivitas bongkar muat di Tersus Ilegal tersebut.

"Sementara kita ikuti tahapan yang ada, yang jelas Satpol PP siap, apalagi tahun 2014 lalu Bupati pernah menolak permohonan pemilik untuk melakukan pembangunan. Bahkan dulu sebelum saya masuk kesini pernah diminta dibongkar tapi tidak diindahkan pemiliknya, memang bandel pemiliknya ini," tandasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved