Polres Sambas Gagalkan Pengiriman Telur Penyu Belasan Kardus

tim Satreskrim Polres Sambas langsung menuju Pelabuhan Perintis Sintete, Dusun Sintete, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk.

Polres Sambas Gagalkan Pengiriman Telur Penyu Belasan Kardus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
BB belasan Kardus Telur Penyu yang sudah di bungkus, dan siap kirim yang dinamakan oleh Polres Sambas, atas kasus percobaan penyeludupan dan pengiriman Telur Penyu, di pelabuhan Sentete, Semparuk 

Polres Sambas Gagalkan Pengiriman Telur Penyu Belasan Kardus

SAMBAS - Kapolres Sambas, AKBP Permadi Syahids Putra mengatakan kemarin sore sekitar pukul 04.50 Wib Satreskrim Polres Sambas kembali mengungkap dugaan tindak pidana pengiriman Telur Penyu di Wilayah Kabupaten Sambas.

"Sore kemarin sekitar pukul 04.50 Wib Satreskrim Polres Sambas telah mengungkap dugaan tindak pidana barang siapa dengan sengaja mengambil, merusak, memusnahkan, memperniagakan, menyimpan atau memiliki telur dan/atau sarang satwa yang dilindungi dan mengamankan 1 orang tersangka," ujar AKBP Permadi Syahids Putra, Kamis (8/7/2019).

Ia menjelaskan, sebelumnya Satreskrim Polres Sambas telah menerima laporan dengan Nomor
Laporan Polisi: 221/VIII/ RES.5.3./2019/Kalbar / SPKT Res.Sbs.Tanggal 07 Agustus 2019.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Sambas langsung menuju Pelabuhan Perintis Sintete, Dusun Sintete, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk.

Baca: Ibu Kota Indonesia Pindah ke Pulau Borneo, GMKI Komisarit IKIP Lakukan Giat Ngobrol Pintar

Baca: Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Kayong Utara Gelar Acara Hiburan

"Di TKP di temukan tersangka UH umur 40 tahun sedang menurunkan 1 kardus yang berisikan telur penyu, dari salah satu kapal motor yang bersandar di Sentete," ungkap  AKBP Permadi Syahids Putra

Pengungkapan itu dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim dan Sat-Intel Polres Sambas.

Oleh karenanya, akibat dari perbuatannya UH (40) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

Dengan dugaan pelanggaran atas Pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf e UU RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved