Mahyus Dorong Pembentukan Kecamatan Istimewa di Sambas

"Intinya, akan ada kontribusi positif dalam rangka percepatan pembangunan kawasan perbatasan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI," ujarnya

Mahyus Dorong Pembentukan Kecamatan Istimewa di Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Pelaksanaan kegiatan Simposium Nasional, "Membidik Kawasan Ekonomi Khusus Daerah Perbatasan," Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Kamis (8/8/2019). 

Mahyus Dorong Pembentukan Kecamatan Istimewa di Sambas

SAMBAS - Direktur Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) Mahyus, S.Pd. SE. MM mengatakan pelaksanaan kegiatan Simposium Nasional, yang membahas isu perbatasan.

Adalah kegiatan yang sifatnya membahas isu strategis Nasional.

Oleh karenanya, kegiatan Simposium Nasional itu menghadirkan para Narasumber yang ahli di bidang tersebut.

"Intinya, akan ada kontribusi positif dalam rangka percepatan pembangunan kawasan perbatasan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI," ujarnya, Kamis (8/8/2019).

Baca: Poltesa Gelar Simposium Nasional, Hadir DPR RI Maman Abdurahman

Baca: Bangga dengan Poltesa, Ini Ungkapan Wabup Hairiah

Selanjutnya kata Mahyus, hasil dari dialog tersebut akan bisa dijadikan sebagai sebuah rekomendasi kepada pemerintah kabupaten Sambas.

Terutama terkait dengan tema yang di bahas "Membidik Kawasan Ekonomi Khusus Daerah Perbatasan,".

"Sambas dan Indonesia pada umum berbatasan dengan Malaysia, banyak masyarakat kita yang bertanya-tanya mengapa negara Malaysia lebih maju dari pada kita" turunnya.

"Oleh karenanya, di simposium tadi kita bahas itu. Kota kupas, lalu bagaimana kita mencari solusinya," ungkap Mahyus.

Baca: Mantan Bupati Sambas Burhanudin: Poltesa Hadir Untuk Tingkatkan IPM Sambas

Baca: Mahyus: Poltesa Award Bagian dari Rangkaian Dies Natalis Politeknik

Untuk itu, demi mengimbangi ketertinggalan perbatasan Indonesia di bandingkan dengan Malaysia. Maka, dalam hal ini adalah Kabupaten Sambas berharap perhatian khusus dari pemerintah pusat.

"Maka untuk itu kita harus meminta perhatian dari bapak Presiden Jokowi pada kepemimpinan yang kedua kalinya ini," ungkapnya.

Salah satunya hal yang perlu dibangun adalah Kawasan Ekonomi Khusus, yaitu ruas jalan yang menghubungkan antara Sajingan dan Paloh.

"Jalan sungai bening ini harus segera dituntaskan pembangunannya, kemudian Kecamatan istimewa untuk daerah-daerah perbatasan, dengan itu bisa mengatasi TKI ilegal. Maka keinginan ini harus kita sampaikan kepada pemerintah pusat," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved