Ketua DPC SBMI Mahadir Sebut Korban Kawin Kontrak Alami Gangguan Psikis Hingga Asusila Dari Mertua

DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Mempawah turut hadir dalam acara dialog interaktif yang digelar oleh Kanwil Kementrian Hukum dan Ham

Ketua DPC SBMI Mahadir Sebut Korban Kawin Kontrak Alami Gangguan Psikis Hingga Asusila Dari Mertua

PONTIANAK - DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Mempawah turut hadir dalam acara dialog interaktif yang digelar oleh Kanwil Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Kalbar dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kota Pontianak, dilantai 2 Hotel Maestro kota Pontianak, pada Kamis (08/08/2019).

Ketua DPC SBMI Mahadir menjelaskan banyak dari korban kawin kontrak yang menderita psikis dan mentalnya, dan juga ada yang mengalami cedera.

Baca: Pemkab Kubu Raya Sosialisasikan Harga Eceran Tertinggi Elpiji 3 Kg

Baca: VIDEO: Sekretaris KTNA Menyampaikan Pertanyaan Kepada Gubernur Kalbar

Baca: VIDEO: Wabup Sampaikan Pidato Perubahan Anggaran APBD Tahun 2019

"Pertama psikis dan mentalnya yang diderita si korban kawin kontrak, mereka merasa dikekang dan dipekerjakan. Lalu kemudian ada juga yang mengalami cedera, kalau seperti unar warga ketapang itu ada bekas luka karena sering dipukul," Mahadir menjelaskan saat ditemui Tribun.

Ia juga mengatakan pernah mendengar, ada yang menjadi korban asusila. Dan bahkan ada yang mengalami asusila namun bukan dari suaminya, melainkan mertuanya. (Muzammilul Abrori).

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved