Kementrian Pertanian RI Adakan Pertemuan Upaya Khusus untuk Evaluasi LTT Padi Provinsi Kalbar

Kalau ingin mandiri pangan harus swasembada pangan artinya mampu menghasilkan pangan dengan tenaga, petani dan tanah kita sendiri

Kementrian Pertanian RI Adakan Pertemuan Upaya Khusus untuk Evaluasi LTT Padi Provinsi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Suasana pertemuan Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) tahun 2019 Kementerian Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia PertanianĀ  RIĀ  di Kalimantan Barat, Di Hotel Ibis Pontianak, kamis (8/8/2019). 

Kementrian Pertanian RI Adakan Pertemuan Upaya Khusus untuk Evaluasi LTT Padi Provinsi Kalbar

PONTIANAK- Kementerian Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian  RI  melakukan pertemuan Koordinasi Upaya Khusus (Upsus) tahun 2019 di Kalimantan Barat, Di Hotel Ibis Pontianak, Kamis (8/8/2019).

Prof Dedi Nurayamsi Pj Upsus Provinsi Kalbar menyampaikan terkait Evaluasi LTT Padi di Provinsi Kalbar pada tahun 2019.

Ia mengatakan Kalbar harus mampu menyediakan pangan sendiri maupun membeli.

Baca: Gugatan PHPU Demokrat Kalbar Ditolak MK

Baca: 25 Tim Ramaikan Turnamen Futsal antar Hotel, Aston Cup

"Kalau ingin mandiri pangan harus swasembada pangan artinya mampu menghasilkan pangan dengan tenaga, petani dan tanah kita sendiri," ujar Dedi Nurayamsi.

Ia mengatakan berbicara mengenai pangan presiden pertama Ir Soekarno pernah mengatakan masalah pangan adalah hidup dan matinya suatu bangsa. Kalau ada suatu bangsa tidak mampu mengatasi pangan berarti mala petaka.l bagi negara tersebut 

"Berbicara tentang pangan kita harus berupaya besar-besaran dan radikal, berupaya secara fundamental karena pangan adalah masalah hidup dan matinya suatu bangsa," ujar Dedi Nurayamsi.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved