Kawin Kontrak dengan Orang Asing Bisa Kena Pasal 2 Undang-undang 21 Tahun 2007

Dalam kawin kontrak ini maknanya dia merupakan bisa dikenakan tindak pidana, dalam unsur pasal 2 Undang-undang 21 tahun 2007,

Kawin Kontrak dengan Orang Asing Bisa Kena Pasal 2 Undang-undang 21 Tahun 2007
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MUZAMMILUL ABRORI
Moderator bersama Narasumber yang mengisi dialog interaktif bahaya kawin kontrak wanita Indonesia, dengan orang asing dari perspektif hukum negara Indonesia, Kamis (8/8/2019). 

Kawin Kontrak dengan Orang Asing Bisa Kena Pasal 2 Undang-undang 21 Tahun 2007

PONTIANAK - Dekan Fakultas Hukum UNTAN Dr. Sy. Hasyim Azizurrahman, SH., M.Hum menjadi satu diantara narasumber dialog interaktif yang digelar Kanwil Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Kalbar dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI kota Pontianak, dilantai 2 Hotel Maestro kota Pontianak, Kamis (8/8/2019).

Dalam dialog interaktif yang membahas bahaya kawin kontrak wanita Indonesia, dengan orang asing dari perspektif hukum negara Indonesia, Dekan FH UNTAN itu mengatakan dalam kawin kontrak ini maknanya bisa dikenakan dalam unsur tindak pidana.

Baca: Melayani dan Mengayomi Masyarakat, Kapolsek Seluas Antar Jenazah Warganya ke Pemakaman

Baca: Jokowi Sebut Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, Kamis (8/8)! Tiga dari Lima Provinsi Masuk Daftar

"Dalam kawin kontrak ini maknanya dia merupakan bisa dikenakan tindak pidana, dalam unsur pasal 2 Undang-undang 21 tahun 2007," kata Hasyim Azizurrahman.

Ia menjelaskan makna perbuatan itu dari pandangan hukumnya yaitu adanya perekrutan. (Muzammilul Abrori)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved