Imigrasi Singkawang Cekal 30 Pemohon Diduga Untuk Kawin Pesanan

Di antara pemohon paspor yang dicekal tersebut, kata Ginting, diantaranya dari wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak dan Kota Singkawang.

Imigrasi Singkawang Cekal 30 Pemohon Diduga Untuk Kawin Pesanan
NET/ISTIMEWA
ILUSTRASI KAWIN KONTRAK 

Imigrasi Singkawang Cekal 30 Pemohon Diduga Untuk Kawin Pesanan

SINGKAWANG - Kantor Imigrasi Singkawang melakukan pencekalan permohonan paspor sekitar 30 pemohon, lantaran pemohon diduga bertujuan membuat paspor untuk sebagai kawin pesanan.

“Menindaklanjuti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang viral, maka kami dari Imigrasi akan memperdalam dalam wawancara, yang ditemukan afanua indikasi perkawinan campur WNI dengan warga asing yang tidak sesuai aturan,” kata Kasi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Kota Singkawang, Rejeki Putra Ginting, Kamis (8/8/2019).

Pihaknya sudah melakukan pencekalan terhadap pemohon paspor berjenis kelamin perempuan yang berusia muda sekitar 30-an pemohon, lantaran hendak menjadi korban sebagai kawin campur yang tak sesuai aturan.

Baca: Unit PPA Polres Singkawang Tangani Kasus TPPO Modus Kawin Kontrak

Baca: VIDEO: Mahadir Sebut Korban Kawin Kontrak ada yang Jadi Korban Asusila Mertua

Baca: Kawin Kontrak dengan Orang Asing Bisa Kena Pasal 2 Undang-undang 21 Tahun 2007

Di antara pemohon paspor yang dicekal tersebut, kata Ginting, diantaranya dari wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak dan Kota Singkawang.

”Kebanyakan dari mereka yaitu dengan tujuan Tiongkok,” tuturnya

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved