IHSG dan Bursa Regional Makin Tertekan

Tekanan terhadap IHSG masih terus terjadi seperti halnya yang terjadi di bursa regional. Bursa saham global terpuruk menyusul tensi perang dagang

IHSG dan Bursa Regional Makin Tertekan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ilustrasi 

IHSG dan Bursa Regional Makin Tertekan 

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) belum lepas dari zona merah pada akhir perdagangan hari Selasa (6/8/2019). Indeks melemah -57 poin (-0,91%) ke level 6.119.

Indeks LQ45 -1,54% ke 960. Indeks IDX30 -1,56% ke level 526. IDX80 -1,32% ke 136. Indeks JII -0,50% ke posisi 661. Indeks Kompas100 -1,16% ke 1.234. Indeks Sri Kehati -1,47 persen ke 384 dan Indeks SMInfra18 -0,93 persen ke level 328.

Baca: Bank Indonesia Dukung Pemprov Kalbar Lewat Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat pada Gapoktan

Baca: Siap Layani Kebutuhan Industri Besar, XL Axiata Perluas Jaringan Sulsel

Baca: Hari Pangan Sedunia, Toko Tani Indonesia Pamerkan Sembako Murah

Tekanan terhadap IHSG masih terus terjadi seperti halnya yang terjadi di bursa regional. Bursa saham global terpuruk menyusul tensi perang dagang AS vs China yang makin meningkat. Analis memperkirakan sekitar USD 20 miliar keluar dari pasar saham lalu beralih ke pasar obligasi.

Saham-saham teraktif: BBRI, BBCA, MNCN, SRIL, POSA, TLKM, ANTM.

Saham-saham top gainers LQ45: ANTM, INCO, CTRA, MEDC, SMGR, WSKT, JSMR.

Saham-saham top losers LQ45: LPPF, HMSP, WIKA, GGRM, ERAA, INTP, ICBP.

Nilai transaksi mencapai Rp10,50 triliun. Volume trading sebanyak 169,67 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp2,18 triliun.

Nilai tukar rupiah melemah -0,07% di level Rp14.260 terhadap USD (04.00 pm).

Bursa Asia

Halaman
12
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved