Breaking News:

Kabid Pariwisata Kabupaten Mempawah: Pariwisata Set Plan untuk Menjolok Dana dari Pusat

Fajar menjelaskan, pada akhir tahun 2018 lalu, Pariwisata telah membuat set plan sebagai amunisi untuk menjolok Dana Alokasi Khusus (DAK) di Pusat.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Kabid Pariwisata, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kabupaten Mempawah, Raja Fajar saat memberikan penjelasan kepada tamu dari Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, di Kantor Bupati Mempawah, Senin (5/8/2019) pagi. 

Kabid Pariwisata Kabupaten Mempawah: Pariwisata Membuat Set Plan untuk Menjolok Dana Dari Pusat

MEMPAWAH - Kedatangan anggota Komisi C, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Mempawah disambut baik oleh Pemerintah Daerah (Pemda), Senin (5/8/2019) pagi.

Kedatangan anggota Komisi C tersebut, mereka ingin mengetahui bagaimana Kabupaten Mempawah bisa berkembang begitu pesat di bidang pengelolaan objek wisata, dan bisa berdampak bagi masyarakat yang berada disekitarnya.

Kabid Pariwisata, Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kabupaten Mempawah, Raja Fajar menjelaskan pihaknya terus berupaya mencari jalan alternatif dalam mengelola Pariwisata guna mendukung program dan visi misi Bupati dan Wakil Bupati agar bisa terwujud.

"Khusus di Pariwisata saja anggaran APBD yang diberikan sebesar Rp. 944 juta dan untuk fisiknya saja Rp. 500 juta, namun kita tidak berkecil hati untuk melakukan pengembangan objek wisata yang ada di Kabupaten Mempawah," ujarnya.

Baca: DPRD Kabupaten Batang Jawa Tengah Pelajari Revitalisasi Objek Wisata Kabupaten Mempawah

Baca: VIDEO: Warga Temukan Bayi Laki-laki Berusia 4 Hari Dalam Kardus di Pantai Ancol Mempawah

Fajar menjelaskan, pada akhir tahun 2018 lalu, Pariwisata telah membuat set plan sebagai amunisi untuk menjolok Dana Alokasi Khusus (DAK) di Pusat.

"Alhamdulillah dari 11 kegiatan yang di usulkan ada 5 yang sudah di konfirmasi dan di setujui Pusat. Untuk tahun 2020 nanti, sudah ada 5 usulan yang di setujui, namun besarannya belum kita ketahui," ujarnya.

Kelima usulan tersebut kata Fajar, pihak Pariwisata mendapatkannya dengan cara mengajukan set plan yang mereka kembangkan bersama Bappeda.

"Untuk tahun 2020 insyaallah kami juga akan mengembangkan set plan di beberapa titik objek wisata yang berpotensi, dengan harapan di tahun 2021 kami dapat menjolok lagi dana DAK," tuturnya.

Baca: Dua Atlet Mempawah Tembus Pelatnas, Ini Ucapan Syukur Wakil Ketua IKASI Mempawah

Baca: Warga Mempawah Digemparkan Penemuan Bayi Laki-laki di Pondok Pantai Ancol, Diduga Sengaja Dibuang

Lebih jauh lagi, Fajar menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya juga sedang mengembangkan desa wisata berbasis masyarakat melalui Pokdawis, dimana jumlahnya sudah ada 12 yang tersebar di 9 Kecamatan yang ada dan itu sudah dibuat SK. Setiap tahun mereka (Pokdawis) di berikan pembinaan.

"Insyaallah tahun depan akan kita buat lagi set plan desa wisata, mudah-mudahan itu bisa terwujud karena salah satu syarat desa mandiri adalah desa wisata," ujarnya.

Fajar mengatakan, Kabupaten Mempawah juga mempunyai dua desa yang Bumdes nya bergerak dibidang pengelolaan Pariwisata yakni Desa Sungai Bakau Besar Laut dan Desa Mendalok.

"Khusus Desa Medalok itu sudah mendapatkan prestasi sampai ke tingkat nasional mewakili Kalbar dalam pelaksanaan Bumdes yang bergerak di ekowisata mangrove," ungkapnya.

Baca: Kohati Cabang Mempawah Adakan Khataman Al-quran se-Kalbar

Lebih lanjut, untuk tahun 2019 ini kata Fajar, Pariwisata juga sedang mengembangkan sistem informasi Pariwisata berbasis Android, dan itu sudah berkolerasi dengan kegiatan Pariwisata yang ada.

"Pariwisata berbasis Android ini juga bisa kita manfaatkan untuk melihat kondisi real di lapangan. Nama aplikasinya adalah Smart To Resort, yang mana usernya bisa Pemerintah, Wisatawan, Pengusaha Pariwisata maupun informasi bagi masyarakat umum," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved