Jelang HUT RI ke-74, Penjual Bendera Musiman Mulai Ramai di Pontianak

Saya jualnya setiap hari dari setengah 7 pagi sampai maghrib nanti. Sudah lumayan banyak yang beli. Apa lagi mendekati hari H nanti

Jelang HUT RI ke-74, Penjual Bendera Musiman Mulai Ramai di Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MIA MONICA
Pedagang musiman yang menjual atribut HUT RI di Jalan Ayani 1 Pontianak, Senin (5/8/2019) 

Jelang HUT RI ke-74, Penjual Bendera Musiman Mulai Ramai di Pontianak

PONTIANAK - Sejumlah pedagang musiman yang menjual atribut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 mulai bermunculan di Kota Pontianak.

Dari pantauan Tribun Pontianak, sepanjang Jalan Ayani 1 tampak ada sekitar 7 pedagang yang sudah menggelar lapak dagangannya.

Satu diantaranya, Cahya (30). Pria asal Bandung tersebut mengaku sudah 2 tahun berjualan memanfaatkan momen kemerdekaan RI.

“Saya sudah 2 tahun berjualan atribut 17 an seperti ini. Untuk tahun ini saya sudah mulai jualan sejak hari Selasa lalu. Saya jualnya setiap hari dari setengah 7 pagi sampai maghrib nanti. Sudah lumayan banyak yang beli. Apa lagi mendekati hari H nanti,” kata Cahya.

Baca: Sutarmidji Siapkan Pergub Tindak Perusahaan yang Lahannya Konsesinya Terbakar

Baca: BREAKING NEWS: Mobil Dinas Milik Pemkot Singkawang Kecelakaan, Satu Korban Meninggal Dunia

Harga bendera yang di jualnya pun sangat variatif, untuk background harganya mulai Rp 250 ribu hingga Rp 400 ribu dan untuk bendera mulai Rp 25 ribu hingga Rp 150 ribu.

Cahya yang hari-harinya bekerja sebagai petani ini mengatakan pada tahun kemarin ia bisa meraup keuntungan hingga sekitar Rp 2 juta.

Hal serupa pun di lakukan Denny (35) untuk memanfaatkan momen Kemerdekaan RI.

“Saya sudah mulai jualan sejak 4 tahun lalu. Memanfaatkan momenlah kan banyak yang nyari bendera, cari akseoris HUT RI. Lumayan untuk pendapatan tambahan,” ujar Denny.

Denny mengatakan dirinya mulai berjualan setiap 1 Agustus, dari pukul 7 pagi hingga pukul 5 sore.

“Alhamdulillah pendapatan dari jualan ini sangat cukup sekali untuk nambah biaya sehari-hari. Tapi untuk tahun ini kayaknya semakin banyak yang jualan. Tapi Insyaallah rejeki tetap ada aja, tetap lumayan banyak yang beli,” ungkapnya.

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved