Cegah Angka Kematian Ibu, Lovelife Holistic Education Center dan IBI Adakan Pelatihan Yoga

Lovelife Holistic Education Center dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kubu Raya mengadakan Pelatihan Instruktur Yoga Prenatal Class

Cegah Angka Kematian Ibu, Lovelife Holistic Education Center dan IBI Adakan Pelatihan Yoga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Septi Dwisabrina
Lovelife Holistic Education Center dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kubu Raya bersama peserta Pelatihan Instruktur Yoga Prenatal Class di Hotel Dangau, Sabtu (03/08/2019). 

"Agar tidak hanya masyarakat di perkotaan yang menikmati yoga prenatal ini, tapi juga bisa sampai ke pelosok-pelosok, ke daerah-daerah terpencil," imbuh Sherlly kepada wartawan Tribun.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kubu raya, Hj. Sundus A.Md, Keb juga menyinggung angka kematian ibu tinggi, sehingga di perlukan pelatihan ini agar dapat membantu bidan dalam melancarkan proses persalinan ibu hamil.

"Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para bidan, agar selalu mendapatkan ilmu pengetahuan persalinan, karena angka kematian yang tinggi diakibatkan persalinan, biasanya yang sering terjadi adalah pendarahan, dari kejang hamil dan lain-lain yang berhubungan dengan kesehatan ibu hamil," ujar Hj. Sundus.

Faktor penyebab kematian ibu adalah kekurangan gizi dan ilmu pengetahuan terkait persalinan serta kebutuhan yang di butuhkan saat hamil.

"Sehingga dengan adanya senam yoga ini, mereka (ibu hamil) dapat sebuah ketenangan diri dan bayi dalam kandungan," ungkap ibu yang juga pendiri RSIA Anugerah Kubu Raya.

Baca: Pelaksanaan Musda, Partai Nasdem Diharapkan Jadi Partai Modern dan Menjawab Kebutuhan Demokrasi

Baca: Dampak Finansial yang Ditimbulkan Osteoporosis

Baca: Strategi Bhabinkamtibmas Polsek Ngabang Hadapi Karhutla

Peserta pelatihan yoga prenatal sangat menyambut baik dengan diadakannya pelatihan ini, selain mengedukasi para tenaga medis juga dapat mengatasi permasalahan yang di hadapi oleh ibu hamil.

Seperti diungkapkan oleh bidan Puskesemas Korpri Kubu Raya, Halida mengatakan dengan diadakannya pelatihan yoga kepada tenaga medis ini, selain menambah wawasan juga dapat membantu ibu-ibu hamil dan yang akan melahirkan bisa lebih tenang dan nyaman.

"Paling tidak kita menambah wawasan, karena selama inikan kita stagnan di puskesmas. Dengan adanya ini mungkin bisa lebih rilek
untuk ibu-ibu, dan ada keingintahuan ibu-ibu hamil untuk melakukan kelas yoga prenatal," ujar Halida.

Kemudian ada juga peserta yang berasal dari bidan Balai Bekuak, Lusi Anggilia menerangkan bahwa ini adalah kali pertama ia mengikuti kelas yoga prenatal dan untuk mengetahui terkait kesehatan ibu hamil.

Lanjut Lusi yang juga sedang mengandung 30 minggu mengatakan jika di tempatnya bekerja belum ada kelas seperti ini dan berharap dapat diterapkan di daerahnya.

"Di daerah saya untuk kelas ibu hamil belum ada, kebetulan kita buka praktek mandiri, bisa juga buka kelas yoga prenatal ini," pungkas Lusi. (Septi Dwisabrina)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved