Panik dan Lompat dari Lantai 4, Widodo Jelaskan Kronologi Kebakaran Ruko Nakamura

Karena saat itu hanya ada satu terminal yang hidup, dan yang lainnya menurut mereka sudah dimatikan.

Panik dan Lompat dari Lantai 4,  Widodo Jelaskan Kronologi Kebakaran Ruko Nakamura
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MUZAMMILUL ABRORI
Kebakaran terjadi dilantai 3 ruko Nakamura The Healing Touch, Jl. Slt. Abdurrahman, Sungai Bangkong, Kota Pontianak, Sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 10:00 WIB. 

Panik dan Lompat dari Lantai 4,  Widodo Jelaskan Kronologi Kebakaran Ruko Nakamura

PONTIANAK - Kebakaran terjadi dilantai 3 ruko Nakamura The Healing Touch, Jl. Slt. Abdurrahman, Sungai Bangkong, Kota Pontianak, Sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 10:00 WIB.

Widodo yang bekerja sebagai pekerja lepas kepercayaan Nakamura sedang membuat kanopi dilantai 4.

Ia pertama yang melihat adanya asap keluar dari bangunan lantai 3. Ia pun langsung menyelamatkan diri dan melompat ke gedung sebelah ruko.

Baca: Sedang LIVE ! Persis Solo Vs Persewar Liga 2 2019, Skor Sementara Masih 0-0, Cek Hasil Liga 2

"Inikan ada rencana pemasangan kanopi dilantai 4, saya sedang mengukur material untuk pembuatan kanopi. Kemudian saya melihat asap keluar dari bawah. Saya langsung mikir ini pasti kebakaran. Tapi saat saya mau coba turun kebawah lewat tangga, asap sudah tebal dari bawah. Saya mikir bagaimana menyelamatkan diri, jadi saya lompat kegedung sebelah, dan teriak kebakaran," ujarnya.

Widodo juga mengatakan pada saat terjadinya kebakaran, ternyata semua karyawan sedang briefing dilantai 1. Saat itu Kondisi dilantai 2 dan 3 sedang tidak ada orang.

Menurut para karyawan titik api diduga muncul dari konrsleting terminal listrik, yang berada dikamar mess karyawati Nakamura lantai 3.

Karena saat itu hanya ada satu terminal yang hidup, dan yang lainnya menurut mereka sudah dimatikan.

Tidak ada korban jiwa, namun uang 10 juta, kalung emas 10 gram, 1 unit handphone senilai Rp. 5 juta dan beberapa pakaian milik karyawati habis ikut terbakar.

Saat ini polisi masih menyelidi kasus kebakaran ini, apakah ada tindak kesengajaan atau tidak. (Muzammilul Abrori).

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved