Hampir Separuh Warga Binaan Rutan Sanggau Kasus Narkoba

“Narapidana berjumlah 296 orang, tahanan berjumlah 123 orang dengan jumlah keseluruhan 419 orang, ” katanya, Sabtu (3/8/2019).

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HENDRI CHORNELIUS
Kepala Rutan Klas II B Sanggau, Isnawan 

Hampir Separuh Warga Binaan Rutan Sanggau Kasus Narkoba

SANGGAU - Kepala Rutan Klas II B Sanggau, Isnawan menyampaikan, sebanyak 419 jumlah tahanan yang ada di Rutan Klas II B Sanggau dari kapasitas Rutan sebanyak 211 orang.

“Narapidana berjumlah 296 orang, tahanan berjumlah 123 orang dengan jumlah keseluruhan 419 orang, ” katanya, Sabtu (3/8/2019).

Baca: Polres Sanggau Sambut 17 Bintara Remaja Baru dengan Tradisi Penyiraman Bunga

Baca: PA Bersama Pemkab Sanggau dan Kemenag Sanggau Teken MoU Status Hukum Perkawinan dan Kependudukan

Berdasarkan kriteria kasus, lanjutnya, Pidana umum sebanyak 214 orang, narkoba sebanyak 205 orang. 

“Situasi di Rutan Klas II B Sanggau Sanggau dalam keadaan aman, bersih dan kondusif, ” ujarnya. 

Data BNN Ungkap 40 Persen Kasus Narkoba Libatkan Kaum Milenial

Narkoba agaknya memang menjadi ancaman serius, terutama bagi kalangan generasi muda. 

Banyak di antara kasus narkoba kini menyasar dan menjerat anak-anak usia millenial.

Seperti di Pontianak misalnya. 

Maraknya peredaran narkoba dan meningkatkan kualitas dan kuantitas kasus kejahatan narkoba di Pontianak membuat pemerintah setempat harus memutar otak dalam memberantas dan menglindungi masyarakatnya dari barang harap tersebut.

Terlebih berdasarkan data yang ada di BNN Kota Pontianak dan disebutkan Kepala BNN Pontianak, Agus Sadiman bahwa 40 persen dari kasus yang ditangani adalah kaum millenial.

Adanya data tersebut, menurut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memberikan sebuah warning atau peringatan bagi orangtua untuk menjaga anak-anak mereka dan lingkungan juga harus peduli antar sesama dalam memerangi narkoba ini.

"Kita memberikan apresiasi pada BNN apa yang telah mereka lakukan selama ini untuk menjaga Kota Pontianak dari narkoba," ucap Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai, Minggu (28/7/2019).

Baca: BNN Kota Pontianak Sukses Gelar Senam Sehat Anti Narkoba di Puncak HANI 2019

Baca: 40 Persen Kaum Milenial Terjerat Narkoba Berdasarkan Kasus Yang Ditangani BNN Pontianak.

Edi menegaskan untuk menjadikan Pontianak bebas narkoba harus gaungkan terus, supaya generasi milenial terbebas dari narkoba dan menjadi generasi kuat dan produktif.

"Pemkot tanpa bosan terus menggaungkan ini, kolaborasi terus kita jalin baik dengan BNN, Polresta, Kodim bagaimana kita menjaga Pontianak ini agar dijauhi dari narkoba," tambahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved