Breaking News

TPID Tebas Gelar Bursa Inovasi Desa

"Adanya Prukades yang dipamerkan juga diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat didesa," tutup Kartina.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pelaksanaan kegiatan Bursa Inovasi Desa, di Kecamatan Tebas. 

TPID Tebas Gelar Bursa Inovasi Desa

SAMBAS - Tim Pengembangan Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Tebas, menggelar kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Tebas, Selasa (30/7/2019).

Kegiatan itu diikuti oleh Kepala Desa dan perwakilan Desa dari 23 Desa di Kecamatan Tebas

Ketua TPID Kecamatan Tebas, Kartina mengatakan BID merupakan media belajar bagi masyarakat dan pemerintah desa.

Terutama untuk memperoleh informasi yang dapat mendukung  pembangunan di desa masing-masing. 

"BID dilaksanakan untuk membantu Desa memperoleh inovasi-inovasi dalam meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat yang akan didanai oleh dana Desa," ungkapnya

Baca: KPU Sambas Gelar Rapat Pleno Penetapan Jumlah Kursi dan Anggota DPRD Terpilih

Baca: FEBI IAIS Sambas Lepas Mahasiswa Magang di KJRI Kuching-Malaysia

"Dan pemberdayaan dengan menyajikan inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan-kegiatan bagi pembangunan desa dan
pemberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif dan terbukti berhasil," jelas Kartina. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, BID juga bertujuan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa, dalam melahirkan pemerataan pembangunan yang berkualitas dan  inovatif .

"Dengan adanya pembelajaran dari desa yang lebih maju, dengan menu  lokal dam nasional nanti akan di replekasi didesa yang bersangkutan sesuai dengan karakter desa masing-masing," tuturnya. 

Baca: Dr H Jamiat Akadol Sebut 2019 Jadi Tahun Pencapaian Luar Biasa IAIS Sambas

Baca: Kajari Sambas Berharap Open Bidding Berjalan Objektif

Di kegiatan itu juga dipamerkan sejumlah produk unggulan yang dimiliki oleh Desa-Desa yang ada di Kecamatan Tebas

"Masing-masing desa menampilkan produk unggulan desa (Prudes), seperti buah jeruk dari Serumpun Buluh, kue Putu Rateh dari desa Sungai kelambu juga kerajinan lainnya," ungkapnya. 

"Adanya Prukades yang dipamerkan juga diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat didesa," tutup Kartina. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved