TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Yuk Berkenalan Dengan Gernas Baku, Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku

Gernas Baku merupakan gerakan nasional, kolaborasi antara pemerintah dengan pegiat peduli pendidikan anak Indonesia

TRIBUNWIKI: Yuk Berkenalan Dengan Gernas Baku, Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Poster Gernas Baku 

TRIBUNWIKI: Yuk Berkenalan Dengan Gernas Baku, Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku

PONTIANAK - Berdasarkan buku pedoman pelaksanaan, Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku) adalah gerakan yang di merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Budaya 2019. Gernas Baku merupakan gerakan nasional, kolaborasi antara pemerintah dengan pegiat peduli pendidikan anak usia dini, perguruan tinggi dan dunia usaha dalam rangka meningkatkan partisipasi keluarga dan lembaga PAUD untuk menumbuhkan budaya membaca.

Berdasarkan panduan pelaksanaan Gernas Baku. Gerakan ini berfungsi untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, di satuan PAUD, dan di masyarakat.

Tujuannya untuk membiasakan orang tua membacakan buku bersama anak. Mempererat hubungan emosi-emosi antara anak dan orang tua. Dan menumbuhkan minat baca anak sejak dini.

Baca: HUT Hotel Neo Ditutup Dengan Family Outing

Baca: Rilis Video, BTS & UNICEF Sampaikan Pesan Cinta yang Mengharukan di Hari Persahabatan Internasional

Baca: PT Antam UBPB Kalbar Serahkan Bantuan CSR Berupa Bus Sekolah ke Pemkab Sanggau

Mengapa Gernas Baku penting, hal ini dikarenakan dari hasil survei internasional yang dilakukan oleh PISA tahun 2015 terhadap kemampuan membaca siswa menunjukkan bahwa Indonesia berada di urutan ke 64 dari 72 negara.

Kemudian menurut survei BPS tahun 2015, 91,47% anak usia sekolah lebih suka menonton televisi dan 13,11% yang suka membaca.

Sedangkan abad ke - 21 membutuhkan anak-anak yang mampu berfikir kritis, kreatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi. Sehingga pada abad ini menuntut orang tua untuk mendampingi anak-anak yang multiliterasi. Seperti contoh membaca dan menulis, bahasa dan sastra, menguasai angka, pengetahuan alam, keuangan, teknologi, budaya dan kewargaan.

Adapun yang wajib terlibat dalam Gernas Baku ini adalah orang tua, warga sekolah dan masyarakat. Gerakan ini juga wajib dilaksanakan di rumah, satuan PAUD dan komunitas. (Marpina Sindika Wulandari) 

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved