TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Data Statistik Pertambangan di Kabupaten Sintang

Sejak tahun 2015, penghitungan pertumbuhan kategori pertambangan dan penggalian mengalami perubahan cakupan

TRIBUNWIKI: Data Statistik Pertambangan di Kabupaten Sintang
TRIBUNPONTIANAK/Wahidin
Tabel Data Statistik Pertambangan di Kabupaten Sintang 

TRIBUNWIKI: Data Statistik Pertambangan di Kabupaten Sintang

SINTANG - Berdasarkan Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Sintang 2018 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang berikut akan disajikan data statistik pertambangan di Kabupaten Sintang.

Produksi kategori pertambangan dan penggalian di Kabupaten Sintang terus mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kategori pertambangan dan penggalian pada tahun 2017 yang mengalami peningkatan, sebesar 6,25 persen dibandingkan dengan tahun 2016.

Sumbangan pertumbuhan terbesar pada subsektor penggalian. Sejak tahun 2015, penghitungan pertumbuhan kategori pertambangan dan penggalian mengalami perubahan cakupan.

Dalam penghitungan terbaru, biaya untuk eksplorasi dianggap sebagai hasil dari kegiatan pertambangan dan penggalian.

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Kesehatan di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Pendidikan di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Miliki 14 Kecamatan, Berikut Data Statistik Pemerintahan Kabupaten Sintang

Sehingga dengan metode terbaru ini, masuklah hasil dari kegiatan pertambangan batu bara walaupun keterangan yang didapat dari dinas pertambangan dan energi menunjukkan bahwa perusahaan tambang batu bara masih bersifat eksplorasi.

Kategori listrik merupakan salah satu kategori yang vital sebagai penunjang kegiatan ekonomi maupun kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, berbagai usaha telah dilakukan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan tenaga listrik.

Produksi listrik di Kabupaten Sintang mencapai 160.593.881 Kwh pada tahun 2017, dengan pelanggan sebanyak 66.387 pelanggan.

Namun, produksi listrik tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten Sintang, terutama di daerah pedalaman, hal ini disebabkan karena kemampuan pasokan listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik yang ada masih terbatas. Saat ini baru terdapat 14 pembangkit listrik di Kabupaten Sintang.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved