TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Data Statistik Industri Pengolahan di Kabupaten Sintang

Kabupaten Sintang jumlah industri formal yang terdaftar di Disperindagkop dan UKM mengalami penurunan dari tahun sebelumnya

TRIBUNWIKI: Data Statistik Industri Pengolahan di Kabupaten Sintang
TRIBUNPONTIANAK/Wahidin
Tabel Data Statistik Industri Pengolahan di Kabupaten Sintang 

TRIBUNWIKI: Data Statistik Industri Pengolahan di Kabupaten Sintang

SINTANG-Berdasarkan Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Sintang 2018 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang berikut akan disajikan data statistik industri pengolahan di Kabupaten Sintang.

Selama kurun waktu lima tahun terakhir, terjadi fluktuasi jumlah industri pengolahan yang ada di Kabupaten Sintang.

Fluktuasi ini bisa saja disebabkan kondisi perekonomian yang tidak menentu, sehingga banyak industri kecil yang langsung merasakan dampak dari kondisi perekonomian pada saat ini.

Berdasarkan jenis usahanya, industri dibagi menjadi usaha formal dan non formal.

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Pertambangan di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Hasil Perkebunan Terbesar Menurut Data Statistik Pertanian di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sintang

Pada tahun 2017, di Kabupaten Sintang jumlah industri formal yang terdaftar di Disperindagkop dan UKM mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, yaitu terdapat 53 perusahaan industri dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 161 orang tenaga kerja.

Di sisi lain, kategori industri non formal juga mengalami penurunan di tahun 2017 baik dari jumlah usaha maupun tenaga kerja. Di tahun 2016 jumlah industri non formal sebanyak 1940
usaha.

Selama kurun waktu 2017, kategori industri pengolahan merupakan penyumbang terbesar ke-empat PDRB Kabupaten Sintang setelah kategori pertanian, kategori perdagangan, dan kategori konstruksi.

Pada tahun 2017, kontribusi kategori industri pengolahan terhadap PDRB Kabupaten Sintang sebesar 9,10 persen dengan nilai PDRB yaitu sebesar 1.119 miliar rupiah dimana persentase terbesar berasal dari industri makanan dan minuman.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved