TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sintang

IPM Kabupaten Sintang selalu mengalami kenaikan meskipun masih dibawah IPM Provinsi Kalimantan Barat yang sebesar dan IPM Indonesia yaitu 66,26

TRIBUNWIKI: Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sintang
TRIBUNPONTIANAK/Wahidin
Tabel Data Statistik IPM Kabupaten Sintang 

TRIBUNWIKI: Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sintang

SINTANG - Berdasarkan Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Sintang 2018 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang berikut akan disajikan data statistik Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sintang.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan suatu indeks komposit yang menghitung rata-rata pencapaian 3 dimensi dasar dalam pembangunan manusia yaitu : umur panjang dan hidup sehat, pengetahun dan standar hidup layak.

Pada tahun 2017, sudah dihitung menggunakan metode baru dalam penghitungan IPM dimana indikator Angka Melek Huruf pada metode lama diganti dengan Angka Harapan Lama Sekolah dan PDB per kapita diganti dengan PNB per kapita.

IPM Kabupaten Sintang pada tahun 2017 yang dihitung dengan metode baru adalah sebesar 65,11.

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Perumahan di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Kesehatan di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Pendidikan di Kabupaten Sintang

Setiap tahunnya, dari tahun 2010, IPM Kabupaten Sintang selalu mengalami kenaikan meskipun masih dibawah IPM Provinsi Kalimantan Barat yang sebesar dan IPM Indonesia yaitu 66,26.

Rata-rata pengeluaran perkapita yang digunakan dalam penghitungan IPM 2017 adalah rata-rata pengeluaran perkapita setahun yang dibuat konstan dengan tahun dasar 2012.

Untuk Kabupaten Sintang, pengeluaran per kapita setahun adalah sebesar Rp.8.343.000. Angka pengeluaran per kapita ini digunakan sebagai gambaran daya beli masyarakat Sintang.

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Sintang mengalami kenaikan dari 10,07 persen pada tahun 2016 menjadi 10,20 persen pada tahun 2017.

Dimana garis kemiskinan meningkat dari Rp.446.381/kapita/bulan pada tahun 2016 menjadi Rp.477.604/kapita/bulan pada
tahun 2017.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved