Apakah Orang Berkurban Harus Menyembelih Sendiri Hewan Kurbannya? Ada Pengecualian Bagi Perempuan

Apakah Orang Berkurban Harus Menyembelih Sendiri Hewan Kurbannya? Ada Pengecualian Bagi Perempuan

Apakah Orang Berkurban Harus Menyembelih Sendiri Hewan Kurbannya? Ada Pengecualian Bagi Perempuan
Kompas.com/(THINKSTOCKPHOTOS)
Ilustrasi sapi kurban 

Hari Raya Idul Adha 1440 H yang biasa disebut hari raya kurban akan dirayakan sekitar dua minggu mendatang.

Momen Idul Adha, menjadi kesempatan umat Islam untuk memperbanyak ibadah khususnya berkurban.

Terkait kurban, ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan beberapa orang.

Satu di antaranya apakah orang yang berkurban mesti menyembelih hewan kurbannya sendiri?

Ustadz Abdul Somad dalam bukunya 33 Tanya Jawab Seputar Qurban menyampaikan, disunnahkan agar yang menyembelih hewan kurban tersebut adalah orang yang berkurban.

Menurut Ustadz Abdul Somad, hal itu berdasarkan Sunnah Rasulullah SAW, karena beliau menyembelih sendiri hewan kurbannya.

Namun demikian, boleh juga mewakilkannya kepada orang lain.

Baca: Ustadz Abdul Somad Ungkap Hukum Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia Menurut 4 Mazhab

Baca: Apakah Menabung Emas di Pegadaian itu Riba? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad (UAS)

Baca: Apa Hukum Menebalkan Bulu Mata Menggunakan Serum? Ini Jawaban Tegas Ustadz Abdul Somad (UAS)

Baca: Ustadz Abdul Somad Klarifikasi Komentar di Twitter Nimbrung Presiden ILC Karni Ilyas & Sudjiwo Tedjo

"Karena dari penyembelihan seratus ekor hewan Qurban, sebagiannya diwakilkan Rasulullah SAW kepada Ali RA," tulis UAS.

Khusus untuk perempuan, Ustadz Abdul Somad mengatakan, penyembelihan hewan kurban dianjurkan agar mewakilkan kepada orang lain.

Pertanyaan berikutnya muncul. Bagi seseorang yang menyembelihkan hewan kurban orang lain, apakah ia mesti menyebutkan nama orang yang berkurban?

Halaman
123
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved