Wabup Antonius L Ain Pamero Resmikan Sekolah Suku Dayak Kantu' di Kapuas Hulu

Wabup juga mengajak, semua pihak agar keberadaan sekolah adat itu bisa didukung, semua pengurus harus bekerjasama dengan baik.

Wabup Antonius L Ain Pamero Resmikan Sekolah Suku Dayak Kantu' di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Wabup Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero saat meresmikan sekolah adat suku Dayak kantu' Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (27/7/2019). 

Wabup Antonius L Ain Pamero Resmikan Sekolah Suku Dayak Kantu' di Kapuas Hulu

KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero secara resmi telah mengukuhkan pengurus sekolah Adat suku Dayak Kantu' Kabupaten Kapuas Hulu, di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan, Sabtu (27/7/2019).

Pengukuhan pengurus sekolah adat Suku Dayak Kantu' tersebut berlangsung di rumah betang Patih Muandang Desa Sungai Uluk, dimana rumah betang tersebut akan dijadikan sebagai fasilitas proses belajar mengajar dalam sekolah adat itu nantinya.

Dalam hal tersebut, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero meminta pengurus sekolah adat itu melakukan perasaan secara matang, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

"Atas nama pemda saya mengucapkan selamat kepada suku Dayak Kantu' barangkali ini satu- satunya sekolah adat di Kapuas Hulu. Bahkan di Kalbar, maka ini harus dilakukan secara serius," ujarnya.

Baca: Peringatan Dini, Malam Ini Wilayah Kapuas Hulu Terjadi Hujan Petir

Baca: Polres Latih Anggota Ikut Seleksi Perwira Alih Golongan di Kapuas Hulu

Menurut dengan adanya sekolah adat tersebut tentu membawa dampak positif bagi pengetahuan generasi muda saat ini. Oleh karenanya Wabup meminta semua unsur yang terlibat dalam pendirian sekolah adat itu selalu kompak dalam merumuskan setiap rencana kegiatan, sehingga aktivitas sekolah adat berjalan dengan baik.

"Saya sangat mengharapkan kepada anak-anak muda kita bisa menggali lebih jauh tentang seni budaya yang barangkali mulai dilupakan," ucapnya.

Wabup juga mengajak, semua pihak agar keberadaan sekolah adat itu bisa didukung, semua pengurus harus bekerjasama dengan baik.

"Kalau kita punya tekad pasti bisa, kemudian yang berkaitan dengan dana desa supaya diperhatikan benar-benar. Maka kita mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh pengurus sekolah adat ini," ujarnya.

Baca: Pemerintah Kapuas Hulu Gelar Rapat Bahas Kratom

Baca: Polisi Selidiki Dugaan Pungli Bimtek Desa di Kapuas Hulu

Antonius menjelaskan, dari segi sarana dan prasarana dalam mendirikan sekolah adat Suku Dayak Kartu' tidak ada peraoalan, karena sudah ada rumah betang di Sungai Uluk. "Apalagi betang itu juga informasinya dijadikan BUMDes, tentu ini akan membuka peluang usaha bagi masyarakat," ucapnya.

Wabup meminta kepada orang tua agar terus mendorong anak-anaknya untuk mengikuti hal-hal positif, seperti belajar seni budaya melalui sekolah adat itu nantinya.

"Sekarang banyak godaan dan cobaan, jangan kita mudah terjebak. Lakukan yang terbaik untuk keluarga bangsa dan negara," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved