Korban Penarikan Mobil Secara Paksa oleh Debt Collector Cabut Laporan, Pilih Damai

Iapun berjanji akan selalu mengedukasi para rekan - rekan colektor untuk menghindari perbuatan tindak kekerasan dalam bentuk apapun.

Korban Penarikan Mobil Secara Paksa oleh Debt Collector Cabut Laporan, Pilih Damai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Ketua Asosiasi Team Penarikan Eksternal ,Hairil Abidin, berjabat tangan dengan Ajang korban penarikan paksa mobilnya oleh debt collector beberapa hari lalu. Sabtu (27/7/2019). 

Korban Penarikan Mobil Secara Paksa oleh Debt Collector Cabut Laporan, Pilih Damai

PONTIANAK - Korban tindak kekerasan dan perampasan mobil yang dilakukan oleh 5 debt collector yang sempat menghebohkan warga Kota Pontianak beberapa hari lalu mencabut laporannya kepada pihak kepolisian.

Hal ini di ungkapkan korban yang bernama Ajang di hadapan awak media di perkantoran di jalan Tengku Umar Pontianak, pada Sabtu (27/7/2019).

Ajang mengaku bahwa sudah berdamai dan menyelesaikan permasalahannya dengan pihak terlapor secara kekeluargaan dan telah mencabut laporannya di pihak kepolisian.

"Dengan adanya ini, kemarin sudah bermusyawarah, juga kemarin sudah mengganti rugi untuk biaya pengobatan dirumah sakit, dan harapan saya kedepannya nanti Teman - teman Debkolektor tidak menarik mobil secara paksa dijalanan, bisa di bicarakan dengan baik - baik, kalau inikan untungnya apalah kalau kayak gitu," katanya.

Baca: Korban Penarikan Mobil Secara Paksa Oleh Debt Collector di Pontianak Pilih Damai dan Cabut Laporan

Baca: VIDEO: Keterangan Kepolisian Terkait 5 Debt Collector di Pontianak Rampas Paksa Mobil Nunggak

"Saya sudah cabut laporan kemarin di kepolisian pada tanggal 25 Juli 2019, dan saya sudah tanda tangan, ini bukti saya sudah mencabut laporan (menunjukan surat pernyataan bersama yang buat oleh pihaknya dan terlapor) cuman surat pencabutan laporan itu saya tidak dikasikan fotokopinya,"imbuhnya.

Ia mengaku bahwa dirinya hanya berharap ini tidak berlarut - larut dan dapat segera selesai.

"Saya berharap ini tidak berkelanjutan di pengadilan, Saya cuman mengharapkan unit saya kembali supaya saya bisa bekerja,,"ujar Ajang yang juga merupakan driver taxi online ini.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Team Penarikan Eksternal ,Hairil Abidin .SH mewakili para terlapor kelima Debkolektor yang di tahan saat ini mengatakan bahwa diharapnya ini merupakan pengalaman pertama dan terakhir di kota Pontianak.

Baca: Tarik Paksa Mobil Konsumen, Lima Debt Collector Ini ‘Ditarik Polisi’ Masuk Bui

Baca: 5 Debt Collector di Pontianak Rampas Paksa Mobil Penunggak, Diciduk Polisi dan Kena Pasal Berlapis

"Saya selaku ketua tim asosiasi penarikan dari leasing khususnya di wilayah Kalimantan Barat harapan saya kedepannya dengan kejadian ini, ini pengalaman pertama dan terakhir,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved