Gempa Tektonik Magnitudo 5,2 Guncang Banten, Jakarta Hingga Jabar

Hingga pukul 22.01 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Gempa Tektonik Magnitudo 5,2 Guncang Banten, Jakarta Hingga Jabar
NET
Ilustrasi gempa bumi

Gempa Tektonik Magnitudo 5,2 Guncang Banten, Jakarta Hingga Jabar

PONTIANAK - Gempa bumi tektonik mengguncang sejumlah wilayah di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat pada Minggu, (28/07/2019), pukul 21.25.01 WIB. 

Sebagaimana rilis yang diterima dari Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan Magnitudo 5,2 yang selanjutnya dimutakhirkan menjadi M=4,9.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,39 LS dan 105,98 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 km arah Barat Daya Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat pada kedalaman 44 km.

Gempabumi di selatan Sukabumi ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, merupakan gempabumi berkedalaman dangkal diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.

Baca: Pemuda Sandai Galang Dana Untuk Korban Gempa Halmahera

Baca: Ini Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Gempa Bumi Terjadi

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan obliq naik (thrust- oblique).

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat dirasakan di Pelabuhan Ratu, Cisolok, Malingping dan Sukabumi Selatan dalam skala intensitas III MMI, Depok, Tangerang, Serang, Rangkasbitung , Sawarna, Panggarangan, Menes, Carita dan Munjul II-III MMI, Lembang, Jakarta dan Karawang II MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Baca: Update, 9 Gempa Susulan Setelah Gempa Bumi M6.0 Mengguncang Kabupaten Jembrana

Baca: Update, 9 Gempa Susulan Setelah Gempa Bumi M6.0 Mengguncang Kabupaten Jembrana

Hingga pukul 22.01 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan. Mohon cermati dan terus berlatih langkah-langkah praktis untuk antisipasi bahaya gempabumi, baik pada saat persiapan sebelum gempa, saat dan setelah gempabumi," demikian bunyi rilis tersebut. 

Masyarakat juga diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Baik via Instagram/Twitter @infoBMKG, website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps. (*/mod)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved