Data BNN Ungkap 40 Persen Kasus Narkoba Libatkan Kaum Millenial, Ini Tanggapan Wali Kota Pontianak

Edi juga mengharapkan peranan masyarakat guna mencegah peredaran dan memutus mata rantai peredaran narkoba

Data BNN Ungkap 40 Persen Kasus Narkoba Libatkan Kaum Millenial, Ini Tanggapan Wali Kota Pontianak
ISTIMEWA
Pelepasan Balon HANI 2019 yang dilakukan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Kepala BNN Kota Pontianak, Agus Sudiman dan tamu undangan di halaman KONI Kalimantan Barat, Minggu  

Data BNN Ungkap 40 Persen Kasus Narkoba Libatkan Kaum Milenial, Ini Tanggapan Wali Kota Pontianak

PONTIANAK - Maraknya peredaran narkoba dan meningkatkan kualitas dan kuantitas kasus kejahatan narkoba di Pontianak membuat pemerintah setempat harus memutar otak dalam memberantas dan menglindungi masyarakatnya dari barang harap tersebut.

Terlebih berdasarkan data yang ada di BNN Kota Pontianak dan disebutkan Kepala BNN Pontianak, Agus Sadiman bahwa 40 persen dari kasus yang ditangani adalah kaum millenial.

Adanya data tersebut, menurut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memberikan sebuah warning atau peringatan bagi orangtua untuk menjaga anak-anak mereka dan lingkungan juga harus peduli antar sesama dalam memerangi narkoba ini.

"Kita memberikan apresiasi pada BNN apa yang telah mereka lakukan selama ini untuk menjaga Kota Pontianak dari narkoba," ucap Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai, Minggu (28/7/2019).

Baca: BNN Kota Pontianak Sukses Gelar Senam Sehat Anti Narkoba di Puncak HANI 2019

Baca: 40 Persen Kaum Milenial Terjerat Narkoba Berdasarkan Kasus Yang Ditangani BNN Pontianak.

Edi menegaskan untuk menjadikan Pontianak bebas narkoba harus gaungkan terus, supaya generasi milenial terbebas dari narkoba dan menjadi generasi kuat dan produktif.

"Pemkot tanpa bosan terus menggaungkan ini, kolaborasi terus kita jalin baik dengan BNN, Polresta, Kodim bagaimana kita menjaga Pontianak ini agar dijauhi dari narkoba," tambahnya.

Dari segi membentengi Aparatur Sipil Negara (ASN), Edi menyebutkan pihak terus melakukan program tes urine terhadap pegawai.

Tahun 2019 ini pihaknya menargetkan 1000 pegawai mengikuti tes urine. Selain itu, Pemkot Pontianak juga akan melakukan tes urin terhadap para pegawai hotel dan tempat hiburan.

Baca: Pernah Tertangkap Gara-gara Pesta Narkoba, Begini Nasib Aktor Revaldo Sekarang!

Baca: Perangi Narkoba Kemhan RI Sosialisasi P4GN di Rumkit Tk II Kartika Husada

"Tanpa peranan masyarakat untuk membasmi narkoba ini memang berat. Kerugian dan korban akibat narkoba ini sudah sangat banyak maka kita bersama-sama memberantasnya," ajak Edi Kamtono.

Lanjut disampaikannya 40 persen dari kasus narkoba yang ditangani oleh BNN Kota Pontianak adalah kaum milenial harus menjadi perhatian bersama.

Di sekolah-sekolah harus ditanamkan moral pada peserta didik untuk menjauhi narkoba sehingga masa depan mereka tidak rusak.

Edi juga mengharapkan peranan masyarakat guna mencegah peredaran dan memutus mata rantai peredaran narkoba

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved