Bantah Ada Kubu-kubuan, Cornelis: Yang Ada Kubu PDI Perjuangan

Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Cornelis membantah adanya kubu-kubuan di partai berlambang banteng bermoncong putih

Bantah Ada Kubu-kubuan, Cornelis: Yang Ada Kubu PDI Perjuangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Cornelis 

Bantah Ada Kubu-kubuan, Cornelis: Yang Ada Kubu PDI Perjuangan

PONTIANAK – Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Cornelis membantah adanya kubu-kubuan di partai berlambang banteng bermoncong putih yang beredar dikhalayak ramai.

Ia pun mengungkapkan sangat menghargai putusan DPP dan akan menjalankan sesuai perintah. Karena memang, lanjutnya, perlu ada regenerasi dipartai.

"Kita sudah melaksanakan tugas dengan baik, wajarlah kalau ada pergantian, karena masanya sudah habis, saya maju ke DPR RI, karir politik masih berpolitik, pengabdian banyak, tidak hanya Ketua DPD. Ketua DPD berikanlah kepada mereka yang masih energik," katanya, Sabtu (27/07/2019) kepada Tribun saat ditemui dikediamannya.

Baca: Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi Dinobatkan Gelar Pangeran Muda Setia Djaya

Baca: Prediksi Skor AC Milan Vs Benfica & Head to Head, Siaran Langsung ICC 2019 Mola TV & TVRI Jam 02.00

Baca: Raihan Medali Sementara Atlet Kalbar Kejurnas Anggar Antar PPLP

Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh kader, hingga simpatisan PDI Perjuangan kembali bersama membesarkan partai.

"Aku tidak masalah, biasa ganti-ganti, Bupati berganti biasa, Gubernur berganti biasa, tidak heran kalau saya. Siapapun yang jadi pemimpin, jangan ada kubu-kubuanlah, kita biasa sajalah, yang ada adalah kubu PDI Perjuangan," tuturnya.

"Jika kita bikin kubu-kubuan kita menghancurkan diri sendiri, tidak ada istilah dua kubu, kalau saya berhenti karena sudah habis masa, kalau tidak ditunjuk Bu Mega saya juga gak marah, tidak kecewa karena memang masa saya sudah selesai," timpal Gubernur Kalbar dua periode ini.

Mengenai peluang menjadi pengurus DPP, Presiden MADN ini berdalih untuk fokus diparlemen.

"Ndak, kita cukuplah dewan, belum ada pembicaraan, jika ada tawaran lain cerita. Yang jelas kita mengadapi yang sekarang yang memang sudah waktunya selesai, ya kita terima, jalankan tugas tanggung jawab masing-masing, ya kalau ada gejolak sedikit wajar, riak-riak biasa, hanya sebagian kecil," ucap dia.

Termasuk, lanjut mantan Bupati Landak ini, jika masuk dalam jajaran atau bursa bakal menteri Presiden.

"Alhamdulillah kalau memang ada, kalau tidak ya syukurilah, jangan mimpi," pungkasnya

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved